Dispora Banten Dituntut ”All Out” di PON Papua 2020

Suasana Sosialisasi Perda Keolahragaan di di Aula Dispora Banten, Selasa (4/2/2020).*

SERANG, (KB).- Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Banten dituntut untuk all out dalam menghadapi ajang Pekan Olah raga Nasional (PON) XX Papua, Oktober mendatang. Terlebih, hal itu tertuang dalam Peraturan daerah (Perda) tentang Keolahragaan, yang telah disosialisasikan di Aula Dispora Banten, Selasa (4/2/2020).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan. Ia mengaku, Perda keolahragaan di Banten belum efektif.

“Biasanya pemprov didalam mengambil suatu kebijakan bersandar pada Perda, namun belum berimbang dan efektif. Beban keolahragaan ini cukup tinggi, jadi mohon jangan diabaikan. Apalagi dengan adanya event nasional seperti PON,” ucapnya.

Fitron mengatakan, yang meski diperkuat pada Perda keolahragaan yakni dari segi kelembagaan dahulu. Baru bisa membicarakan sisi sarana prasarana atau pun pembinaan atletnya.

“Jangan mengabaikan Perda ini, yang lain saja dibela. Masa Perda olah raga kita biarkan, padahal KONI Banten sudah berjuang meningkatkan prestasi atletnya. Gak sebanding dong kalau tidak didukung oleh Pemprovnya mah,” katanya kepada Kabar Banten.

Senada dengan itu, Kepala Dispora Banten Deden Apriandhi menyampaikan, sebagai payung hukum secara teknis. Perda keolahragaan belum memenuhi standar yang bisa diberlakukan kepada atletnya.

“Tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar pasca-Perda ini lahir, karena semua itu kita laksanakan secara bertahap. Seperti kami sudah melaksanakan sport science dan yang lainnya. Baru berlanjut nanti ke sarana prasarana, dan sampai bisa menjadi Peraturan Gubernur (Pergub),” ujarnya.

Deden berharap, setelah sosialisasi Perda ini berjalan ke setiap pelaku olah raga di Banten, itu bisa sampai membangun fasilitas keolahragaan. Seperti wisma atlet dan sport center di setiap kabupaten dan kota.

“Kalau kita banyak maunya dan secara instan itu kan tidak mungkin. Maka dari itu, saya dan Pak Fitron sebagai Sekretaris Komisi akan mendorong pemprov untuk memperhatikan nasib atlet Banten di PON ini. Padahal, usaha atlet Banten sudah sesuai dengan pembinaan yang kami lakukan,” tuturnya menutup pembicaraan. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here