Diskoperindag Ajukan Tambahan Gas Elpiji

SERANG, (KB).- Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang mengajukan tambahan kuota gas elpiji bersubsidi sekitar 10 persen. Penambahan dilakukan untuk mengantisipasi adanya kelangkaan karena peningkatan kebutuhan terutama saat peringatan hari-hari besar seperti Hari Raya Iduladha.

Staf Perdagangan Diskoperindag Kabupaten Serang Sobari mengatakan, awal tahun 2019 Diskoperindag telah mengusulkan untuk penambahan gas elpiji bersubsidi. Penambahan tersebut diajukan sekitar 10 persen. Pengajuan disampaikan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Waktu awal tahun ini kami mengajukan penambahan (Gas elpiji bersubsidi) 10 persen. Biasanya kuota yang diberikan itu sekitar 500 gas elpiji yang subsidi,” katanya kepada wartawan, Jumat (9/8/2019).

Pengajuan penambahan tersebut, kata Sobari, untuk mengantisipasi adanya kelangkaan karena peningkatan kebutuhan terutama saat peringatan hari-hari besar seperti untuk Iduladha. Penambahan tersebut untuk memenuhi kebutuhan para pedagang maupun agen yang ada di Kabupaten Serang.

Sobari menuturkan, biasanya menjelang perayaan atau hari besar Islam, kebutuhan konsumen pada gas elpiji meningkat. Sebab, banyak rumah tangga yang menggunakan untuk memasak lebih banyak dari hari biasa. “Biasanya hari besar Islam tuh kaya Idulfitri, Iduladha meningkat permintaannya,” ujarnya.

Untuk harga, Sobari mengatakan, jelang Iduladha tahun ini harga gas elpiji terpantau masih normal. Harga yang dijual yaitu sekitar Rp 25.000/tabung gas ukuran 3 kg. Hingga saat ini belum ada kenaikan yang signifikan untuk harga gas elpiji. Namun biasanya ada peningkatan pada jumlah permintaan konsumen.

Sementara, Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, biasanya pemberin gas elpiji dibatasi dari pusat. Namun, pihaknya tetap memberikan usulan penambahan untuk kebutuhan di Kabupaten Serang. Untuk realisasinya pihaknya akan tetap menerima walaupun tidak sesuai dengan usulan. “Sekarang ini kan gas elpiji saja dibatasi. Kemudian bensin juga dibatasi. Jadi kalau realisasinya nggak sesuai usulan tetap diterima,” katanya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here