Jumat, 16 November 2018

Dishub Lebak Tilang Truk Pasir Basah

LEBAK, (KB).- Sedikitnya delapan unit truk yang kedapatan sedang mengangkut pasir basah di Jalan Cimarga-Rangkasbitung dikenakan sanksi tilang oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak, Selasa (10/7/2018) pagi. Selain memberikan sanksi sebagai bukti atas sanksi pelanggaran, petugas juga menyita buku KIR dari kedelapan pengemudi truk, sebagai bagian penindakan pelanggaran di jalan raya.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten di Jalan Cimarga-Rangkasbitung, sejumlah truk yang kedapatan mengangkut pasir basah awalnya sempat menghindari petugas Dishub yang menggunakan mobil patroli. Namun karena kesigapan anggota Dishub saat itu, sejumlah truk yang tetap melaju tersebut mampu diberhentikan.

Kepala Dishub Lebak, Sumardi membenarkan jika anggotanya yang sedang berpatroli memergoki sejumlah truk yang mengangkut pasir basah di Jalan Cimarga-Rangkasbitung. Sesuai ketentuan yang berlaku, petugas memberikan tindakan penyitaan buku KIR serta melakukan penilangannya. “Hari ini (kemarin), kami memberikan tindakan tegas terhadap delapan truk yang dipergoki mengangkut pasir basah di Jalan Cimarga-Rangkasbitung. Kami akan terus menindak tegas terhadap truk lainnya yang membandel,” kata Kadishub Sumardi, Selasa (10/7/2018).

Ditegaskannya, selama masih ada informasi terkait truk yang mengangkut pasir basah, pihaknya akan rutin menugaskan anggotanya melakukan patroli kesejumlah jalan raya yang dinilai rawan dilintasi truk pasir. “Seperti patroli yang dilakukan anggota kami tadi (kemarin). Informasi tentang masih adanya truk pengangkut pasir basah kami dapatkan dari masyarakat. Untuk memastikan kebenaran informasi itu, kami langsung menerjunkan anggota untuk melakukan patroli,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional pada Dishub Lebak, Saprudin menambahkan, pihaknya tidak terus melakukan tindakan tegas terhadap truk yang mengangkut pasir basah maupun truk yang mengangkut pasir melebihi kapasitas. “Kami harus menindak tegas truk yang melanggar aturan. Jika terus dibiarkan, lalu lalang truk pasir basah akan merusak badan jalan,” kata Saprudin. (Lugay/TS)*


Sekilas Info

Keterbatasan Program Hambat Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni

MASIH banyaknya warga Lebak yang belum memiliki rumah layak huni, serta keterbatasan jumlah kuota bantuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *