Dishub Kabupaten Serang Siapkan Trayek di 3 Kecamatan

SERANG, (KB).- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang berencana membuat trayek di tiga kecamatan yakni Pabuaran, Tanara dan Baros. Trayek tersebut disiapkan karena di tiga kecamatan itu sedang dilakukan pembangunan yang berpotensi menimbulkan keramaian sehingga dibutuhkan rute untuk pelayanan jasa angkutan.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dishub Kabupaten Serang Agus Herlambang menjelaskan, di tiga kecamatan tersebut saat ini sedang dilakukan pembangunan. Untuk Kecamatan Baros akan ada Spot Center, Pabuaran menjadi kawasan pendidikan sebab terdapat beberapa perguruan tinggi yang dibangun di wilayah tersebut dan juga di Kecamatan Tanara sedang dilakukan pembangunan wisata religi.

“Jadi dilakukan kajian nanti akan seperti apa trayeknya untuk di tiga kecamatan itu. Sebab disana itu sedang dilakukan pembangunan,” kata Agus kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).

Dengan adanya pembangunan, lanjutnya otomatis pemerintah perlu menyiapkan rencana untuk sistem trayeknya. Sehingga pihaknya memilih Sekolah Tinggi Teknik Darat (STTD) Bekasi untuk dapat membuat kajian agar pembangunan trayeknya lebih baik dan tertata. Hasil kajian trayek tersebut akan dipaparkan bersamaan dengan proses kajian trayek lainnya di Kabupaten Serang yang sebelumnya sedang dikerjakan.

“Jadi kan STTD itu sedang mengkaji trayek sepi, nanti mereka juga akan mengekspose hasilnya itu bersamaan dengan trayek di tiga kecamatan itu,” tuturnya.

Menurutnya, ketiga trayek di kecamatan tersebut akan menjadi prioritas yang akan digunakan oleh Dishub Kabupaten Serang untuk digunakan para pengusaha angkutan umum. Sebab setelah STTD memberikan hasil kajian dari seluruh trayek, Dishub akan memantau kembali hasil kajian tersebut.

“Jadi nanti kalau STTD memberikan hasilnya, kami akan meninjau lagi dan melihat mana yang nantinya bisa menjadi prioritas untuk digunakan,” katanya.

Dia mengatakan, setelah ditentukan trayeknya Dishub Kabupaten Serang akan menyerahkan kepada puluhan pengusaha angkutan umum. Mereka akan memilih trayek tersebut untuk digunakan.

“Kami memiliki koperasi yang merupakan para pengusaha angkutan umum, nanti hasil trayeknya kami serahkan kepada mereka mana yang digunakan. Nanti trayek ini akan dibuat Perbup sekitar awal tahun 2020,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here