Jumat, 22 Februari 2019

Dishub Kabupaten Serang Minta Tambah Armada Perintis

SERANG, (KB).- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang akan menyurati Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk meminta penambahan armada mobil perintis. Hal tersebut dikarenakan jumlah armada yang ada saat ini dinilai masih kurang untuk mengisi trayek angkutan umum yang masih kosong.

Kepala Dishub Kabupaten Serang Hedi Tahap mengatakan, saat ini program mobil perintis masih berjalan dan sudah beroperasi setiap hari. Bahkan itu menjadi program prioritas dinasnya, meskipun jumlah armadanya baru 6 unit.

Oleh karena itu, dengan jumlah armada yang masih sedikit, pihaknya akan membuat surat ke Gubernur Banten Wahidin Halim untuk meminta dibantu tambahan armada.

“Nanti kami yang kelola, entah sistemnya bagaimana apakah hibah. Mudah- mudahan bisa dipenuhi kami akan coba,” katanya kepada Kabar Banten, Ahad (10/2/2019).

Disinggung terkait jumlah yang akan diajukan, dia enggan menyebutkan. Namun, yang jelas berapa pun yang diberikan oleh provinsi, armada tersebut akan diterima dan dioptimalkan sebaik mungkin.

“Pengajuan sebanyak-banyaknya dikasih berapa kami terima. Itu untuk perintis,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk jenis mobilnya, juga masih belum tahu apakah berupa bus atau ukuran 3/4. Namun, jika kemudian provinsi memberikan pihaknya akan segera merapatkan untuk menentukan ke mana trayek armada tersebut.

“Akan rapatkan kalau dapat bantuan ke mana trayeknya. Sekarang kan hanya isi yang kosong,” ucapnya.

Sampai saat ini, tutur dia, masih banyak trayek angkutan umum di Kabupaten Serang yang masih sepi peminat. Sehingga, di wilayah tersebut tidak ada angkutan umum, seperti trayek Kramatwatu-Puloampel atau Cikande-Kopo.

“Kami masih banyak yang kosong. Itu enggak ada yang minat,” tuturnya.

Selain ke provinsi, sebelumnya pihaknya juga sudah pernah mengajukan ke pemerintah pusat, yakni ke Kemenetrian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun, sampai saat ini masih belum ada respons. Akan tetapi, selama ini pemerintah pusat menilai, optimistis pengoperasian mobil perintis di Kabupaten Serang tersebut.

“Ke Kemendagri, kami ajukan lagi dan memang Kemendagri positif menilai Kabupaten Serang, karena untuk operasional,” katanya.

Sementara, Kabid Perparkiran, Marka Jalan, dan Rekayasa Lalu Lintas pada Dishub Kabupaten Serang Damar Wigutomo mendukung langkah tersebut. Sebab, untuk trayek-trayek sepi peminat tersebut, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengisinya.

“Yang jadi masalah kalau kosong permerintah wajib menyediakan angkutan,” ujarnya. (DN)*


Sekilas Info

IPM Kota Serang Ditarget Naik 0,10 Persen Setiap Tahun

SERANG, (KB).- Indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Serang ditargetkan terus mengalami kenaikan 0,10 persen setiap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *