Disesuaikan Harga Beras Bulog dan Disperindag, Besaran Zakat Fitrah Variatif

SERANG, (KB).- Besaran zakat fitrah Provinsi Banten untuk tahun 2019 berbeda-beda antara satu kabupaten/kota dengan yang lainnya. Hal itu terjadi karena penetapan besaran zakat fitrah disesuaikan dengan harga beras dari Bulog dan Disperindag masing-masing kabupaten/kota.

Adapun besaran zakat fitrah masing-masing kabupaten/kota sebagaimana telah ditetapkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banten, yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kabupaten Lebak Rp 30.000. Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan Rp 35.000. Sementara Kota Tangerang Rp 40.000.

“Besaran zakat fitrah ini setara dengan harga beras 2.5 kilogram atau 3.5 liter. Jad paling tinggi memang Kota Tangerang,” kata Kabag Administrasi SDM dan Umum pada Baznas Banten Yani Hudayani saat ditemui di Kantor Baznas Banten, Kota Serang, Selasa (7/5/2019).

Penetapan besaran zakat fitrah tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Besaran masing-masing kabupaten/kota sama karena menyesuaikan harga beras di Kota Serang. “Dengan pertimbangan UPZ tersebar di kabupaten/kota, maka besaran sesuai wilayah,” ujarnya.

Pembayaran zakat dapat dilakukan mulai 1 sampai dengan sebelum khotbah Idulfitri. Kupon pembayaran zakat fitrah sudah disebar ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kabupaten/kota. “UPZ kita ada 104 UPZ, baik di SKPD, instansi vertikal, perusahaan, SLTA, rumah sakit,” katanya.

Ia berharap masyarakat membayar zakat fitrah melalui UPZ. Hal itu sebagaimana telah diatur dalam undang-undang. “Kami berharap masyarakat berzakat melalui Baznas, baik Baznas Banten maupun kabupaten/kota, sesuai wilayah masing-masing sehingga zakat yang dihimpun lebih berdaya,” tuturnya.

Zakat yang sudah terhimpun di Baznas akan diberikan kepada orang yag berhak menerima manfaat. Pertama, fakir atau yang hampir tidak memiliki apa-apa, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. Kedua, miskin atau yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.

Ketiga, amil atau mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Keempat, muallaf atau mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah. Kelima, hamba sahaya.

Keenam, gharimin atau yang berutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya. Ketujuh, fisabilillah atau yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya. Kedelapan, ibnus sabil atau yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.

Target pengumumpulan zakat fitrah tahun ini sebesar Rp 420 juta. Sementara, jika melihat potensi, pihaknya optimistis pengumpulan zakat dapat mencapai Rp 1.5 miliar. “Target Baznas Banten beda dengan kabupaten/kota,” katanya.

Hal hampir senada disampaikan Ketua Baznas Banten Suparman Usman bahwa besaran zakat fitrah di kabupaten/kota berbeda-beda. Hal itu terjadi karena ada penyesuaian harga besar di kabupaten/kota. (SN)*

Besaran zakat fitrah kabupaten/kota di Banten

Kabupaten Pandeglang Rp 30.000
Kabupaten Serang Rp 30.000
Kota Serang Rp 30.000
Kabupaten Lebak Rp 30.000
Kota Cilegon Rp 35.000
Kabupaten Tangerang Rp 35.000
Kota Tangerang Selatan Rp 35.000
Kota Tangerang Rp 40.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here