Disebar 11 Lokasi, ”Banten Bebersih” Libatkan 3.000 Warga

SERANG, (KB).- Pemprov Banten terus mematangkan kegiatan Gerakan Banten Bebersih yang akan dipusatkan di Kawasan Banten Lama, Jumat (21/7/2017). Sebanyak 3.000 warga akan terlibat dalam aksi bersih-bersih di 11 lokasi di Kota Serang tersebut. Kegiatan tersebut sekaligus menandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait penataan Kawasan Banten Lama antara Pemprov Banten dengan Pemkot Serang dan Pemkab Serang.

Adapun 11 lokasi kegiatan bersih-bersih tersebut, adalah kawasan Pintu Tol Serang Timur, kawasan Kebon Jahe hingga Warung Pojok, kawasan underpass Trondol, kawasan Pertigaan Unyur, dan kawasan Situs Keraton Kaibon. Kemudian, kawasan Makam Sultan Maulana Yusuf di Kasemen, situs pemandian Tasikardi di Kramatwatu (Kabupaten Serang), situs Banten Girang di Karundang (Kota Serang), Alun-alun Kota Serang, Museum Negeri Banten (eks Pendopo Gubernur Banten), dan Masjid Banten Lama (Situs Keraton Surosowan) sebagai pusat lokasi gerakan.

Selain kegiatan bersih-bersih di lokasi-lokasi tersebut, kegiatan juga akan diisi dengan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir pantai di dekat Kampus Sekolah Tinggi Perikanan di Kasemen. Terkait penanaman pohon mangrove, panitia telah memiliki sedikitnya 20.000 bibit pohon mangrove yang merupakan sumbangan dari pihak swasta.

“Kami ingin Banten Bebersih ini bisa menjadi momentum bagi kami semua masyarakat Banten dalam menata Banten, lebih spesifiknya lagi penataan Kawasan Banten Lama dan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten,” kata Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy seusai memimpin rapat koordinasi persiapan kegiatan Banten Beberesih, di Pendopo Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (18/7/2017). Rapat dihadiri seluruh OPD Pemprov Banten, perwakilan OPD Pemkot dan Pemkab Serang, Polda Banten, Polres Serang Kota, Korem 064 MY, Pokdarwis, serta Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten. (H-42)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here