Disdikbud Kabupaten Lebak Anggarkan UNBK Rp 3 M

LEBAK, (KB).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lebak menyiapkan anggaran sarana penunjang ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebesar Rp 3 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Kepala Disdikbud Lebak Wawan Ruswandi mengatakan, saat ini Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum seluruhnya bisa melaksanakan UNBK. Alasannya, sarana prasarana UNBK masih belum memadai, sehingga perlu anggaran penunjang untuk sarana penyelengaraan UNBK.

“Dengan anggaran tersebut, maka seluruh SMP ditargetkan sudah bisa melaksanakan UNKB,” kata Kepala Disdikbud Lebak Wawan Ruswandi kepada Kabar Banten, Jumat (8/3/2019).

Ia menjelaskan, selain anggaran APBD yang dikeluarkan untuk UNBK, Pemkab juga mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 6 miliar. Meski demikian, pemerintah tidak melarang jika ada orangtua siswa menyumbangkan dana untuk kepentingan dunia pendidikan.

“Dengan catatan, sumbangan orangtua murid itu harus melalui musyawarah terlebih dahulu dengan komite sekolah. Kami berharap sumbangan yang diberikan bukan berupa uang, melainkan barang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini ada sekitar 180 SMP yang sudah siap melaksanakan UNBK tahun ini. Sedangkan yang belum menyatakan kesiapan sebanyak 20 sekolah.

“Karena itu tadi, mereka belum memiliki fasilitas penunjang sarananya, nanti tahun 2020 ditargetkan bisa seluruh sekolah melaksanakan UNBK,” ucapnya.

Sementara jumlah total SMP yang tersebar di wilayah Kabupaten Lebak sebanyak 202 sekolah dan SD sebanyak 778. Sebelumnya, pada tahun 2018 ada sekitar 124 sekolah di Lebak melaksanakan UNBK. Untuk tahun 2019 terjadi penambahan menjadi 180 sekolah yang siap melaksanakan UNBK.

“Kami harap untuk tahun 2020 seluruh SMP di Lebak bisa mengikuti UNBK,” tuturnya. (Lugay)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here