Disdikbud Banten Selesaikan Pembebasan Lahan Sekolah

SERANG, (KB).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten pada tahun 2018 ini telah melakukan penyelesaian pembebasan lahan untuk 10 lokasi sekolah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Disdikbud Banten Joko Waluyo, di ruangan Disdikbud Banten.

Joko Waluyo mengatakan, berdasarkan hasil survei dan tim yang terjun ke lapangan, pihaknya mampu menyelesaikan pembebasan lahan untuk pembangunan sekolah baru lebih dari 10 lokasi. Saat ini pihaknya tinggal menunggu hasil laporan dari Badan Pertanahan nasional (BPN).

“Saya sudah melakukan survei, tim aprasial juga sudah melakukan tugasnya. Saat ini prosesnya tinggal menunggu tim BPN untuk membuat laporan,” kata Joko kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan dan pembangunan sekolah memiliki mekanisme yang berbeda. Alasannya, lahan untuk pembangunan sekolah memiliki banyak pilihan, sehingga ada pengecualian dalam pembebasan lahan untuk pembangunan sekolah.

“Saya yakin pembebasan lahan untuk pembangunan sekolah bisa dilaksanakan tahun ini, karena melihat kondisi sekolah di Banten yang sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Menurut dia, berdasarkan hasil survei masih banyak sekolah pada jenjang pendidikan SMA, SMK dan SKh negeri yang menumpang di gedung SMP dan SD. Bahkan, ada bangunan sekolah yang milik SMA, SMK dan SKh negeri yang belum layak digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

“Masih banyak kondisi sekolah yang memprihatinkan, khususnya di wilayah Banten Selatan. Tidak hanya itu, banyak sekolah di Banten yang masih menumpang dengan SD atau SMP, sehingga kegiatan belajar mengajar pada jenjang SMA dan SMK harus dilaksanakan siang hari,” ucapnya.

Ia mengatakan, UU program pembangunan sekolah baru, ruang kelas baru dan bantuan mebel untuk sekolah akan terus dilanjutkan tahun depan.

“Disdikbud akan melakukan pemetaan terhadap sekolah. Dari hasil pemetaan tersebut, kemudian dibuatkan skala prioritas dalam memberikan bantuan. Artinya mana yang harus dibangun ruang kelas baru, mana yang harus dikasih mebeler dan mana dibangunkan sekolah baru. Itulah hasil dari pemetaan kondisi sekolah, agar bantuan sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here