Senin, 23 April 2018
Upacara pedang pora terhadap 91 anggota Polda Banten yang memasuki masa pensiun di Mapolda Banten, Selasa (20/3/2018).*

Disambut Upacara Pedang Pora 91, Anggota Polda Banten Pensiun

Polda Banten menggelar upacara tradisi pedang pora terhadap 91 anggotanya yang memasuki masa pensiun di Mapolda Banten, Selasa (20/3/2018). Upacara tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap 91 purnawiran tersebut yang telah mengemban tugas kurang lebih 40 tahun.

Kapolda Banten, Brigjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, kegiatan pedang pora tersebut merupakan tradisi yang setiap tahunnya digelar Polda Banten. “Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada para purna tugas sebelum mereka kita kembalikan kepada masyarakat,” ujar Kapolda, kemarin.

Kapolda menuturkan, puluhan purnawirawan Polri tersebut dikembalikan kepada masyarakat. Meski telah berakhir masa tugas diharapkan purnawirawan tersebut dapat berkontribusi dalam memberikan kritik membangun dan menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas). “Kami mengharapkan mereka (purnawirawan) menjadi agen dalam memberikan kritik tugas polisi,” katanya.

Dalam upacara tersebut, Polda Banten juga menyambut 165 anggota bintara baru tahun 2018. Mereka diharapkan dapat melanjutkan tugas purnawirawan Polri yang pensiun, dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik korps bhayangkara. “Kami juga menyambut 165 anggota baru tahun 2018 untuk segera melanjutkan tongkat estafet dari anggota yang telah pensiun,” ucapnya.

Kapolda mengatakan, sebanyak 165 anggota bintara remaja tersebut akan bergabung ke Direktorat Sabhara Polda Banten. Selama bertugas di satuan sabhara, mereka akan digembleng kemampuan personel dan penugasan terkait pelayanan masyarakat.

Saat disinggung mengenai tradisi penyemprotan air menggunakan truk water cannon kepada bintara remaja tersebut, mantan ajudan Presiden Jokowi ini menuturkan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kreativitas Polda Banten untuk memberikan semangat, sehingga mereka siap menjalankan tugasnya.

“Tradisi penyemprotan air menggunakan truk water cannon kepada anggota baru usai kita lantik ini, merupakan kegiatan yang baru 2 kali kita lakukan. Upaya ini adalah sebagai bentuk penghormatan kepada personel yang baru masuk, untuk menciptakan hubungan emosional sekaligus memberikan semangat pengabdian sehingga mereka siap menjalankan tugasnya,” tuturnya.

Karo SDM Polda Banten, Kombes Pol. Andi Syahriful Taufik menuturkan, sebelum upacara pedang pora, ratusan anggota bintara remaja tersebut berkumpul di Alun-alun Kota Serang. Mereka kemudian melakukan longmarch (aksi jalan kaki) menuju Mapolda Banten.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian pembentukan jasmani sekaligus membangun nilai-nilai perjuangan, membangun solidaritas antar anggota baru dan para senior, serta sebagai bentuk kampanye Polda Banten dalam hal penerimaan anggota kepolisian tanpa dipungut biaya. “Juga suatu bentuk izin kepada masyarakat Banten khususnya warga Kota Serang bahwa anggota baru inilah yang akan mengabdi serta melayani masyarakat Banten kedepannya,” tuturnya. (Fahmi Sa’i)***


Sekilas Info

RAC PERADI SERANG 2018, Integritas Pengacara Perlu Ditingkatkan

Masalah integritas pengacara mengemuka saat rapat anggota cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Serang di salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *