Direktur Baru RSDP Didorong Tingkatkan Pelayanan

SERANG, (KB).- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mendorong Direktur Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) yang baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Hal tersebut, diungkapkan bupati usai melantik dua pejabat eselon II hasil open bidding atau lelang jabatan, yakni Direktur RSDP Rahmat Setiadi dan Staf Ahli Bupati Prauri, di Halaman RSDP, Kamis (19/12/2019).

Dengan dilantiknya direktur RSDP definitif, harap dia, semua bisa berjalan dengan baik khususnya peningkatan pelayanan. Sebab, pelayanan RSDP sangatlah melekat dengan masyarakat. Kemudian, dia meminta, agar direktur baru segera melakukan konsolidasi dan mengomunikasikan banyak hal dengan karyawan dan rekannya.

“Tapi, direktur sekarang dari internal RSDP, jadi tidak akan kesulitan untuk adaptasi dan komunikasi dengan rekan, beda halnya kalau dari luar. Jadi, baru juga tidak menjadi kendala semua bisa berjalan seperti biasa,” katanya kepada Kabar Banten seusai pelantikan.

Ia menuturkan, saat ini masih ada beberapa pekerjaan yang harus dituntaskan oleh RSDP, seperti permasalahan antrean. Kemudian, harus ada pembagian jumlah pasien dokter spesialis.

“Saya minta juga, supaya dokter spesialis yang siap praktik sore coba dibuka sore, supaya masyarakat ada pilihan tidak semua numpuk di pagi waktunya terbatas. Cari solusi, intinya masyarakat yang butuh pelayanan harus bisa dilayani,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta, agar RSDP segera membahas soal piutang masyarakat kepada RSDP yang menjadi temuan BPK.

“Itu saya belum bisa putuskan, tunggu kesepakatan internal RSDP. Karena ini sudah BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) jadi punya kewenangan kelola sendiri keuangan. Mereka yang bisa putuskan mereka yang tahu komposisi kondisi keuangannya seperti apa. Saya akan meminta segera dibahas, agar ada kepastian dan kebijakan apa yang diambil,” ucapnya.

Ia menjelaskan, setelah pelantikan tersebut, pada Januari akan kembali dilakukan rotasi, mutasi, dan promosi.

“Karena, banyak eselon III dan IV kosong, ini harus disi, supaya tidak mengganggu kinerja. Karena kan saya juga ikut pilkada dan dibatasi waktu enam bulan sebelum pilkada tidak boleh rotasi, mutasi, dan promosi,” tuturnya.

Direktur RSDP Rahmat Setiadi berharap, ke depan rumah sakit milik Pemkab Serang tersebut, bisa bertambah baik. Khususnya kualitas pelayanan. “Mudah-mudahan bisa meningkatkan RS,” katanya.

Untuk langkah ke depan, dia belum memiliki rencana atau program. “Belum ada, saya minta arahan ke senior dulu,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here