Rabu, 20 Februari 2019
Breaking News

Dinkop UKM Optimistis Koperasi Berkembang

PANDEGLANG, (KB).- Perputaran uang dari kegiatan koperasi di Kabupaten Pandeglang mencapai Rp 500 miliar per tahun. Bidang usaha yang berkontribusi dalam perputaran uang koperasi tersebut, yakni Koperasi Simpan Pinjam (KSP), penginapan, waserba (coopmart) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) beserta bidang usaha lainnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) setempat, Firman Abdul Kadir mengatakan, secara keseluruhan perputaran uang dari kegiatan koperasi bisa mencapai Rp 500 miliar hingga Rp 750 miliar per tahun. Kontribusi perputaran uang tidak hanya pada jenis kegiatan simpan pinjam saja. Sejumlah bidang usaha, seperti waserba, penginapan dan SPBU berkontribusi besar terhadap tingginya nilai perputaran uang di koperasi.
”Jenis usaha koperasi cukup banyak. Jadi perputaran nilai uang bukan hanya pada simpan pinjam saja,” kata Firman, Senin (19/2/2018).

Mantan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) ini optimistis, prospek ekonomi koperasi di Kabupaten Pandeglang semakin besar dan berkembang. Bahkan, perputaran uang dari koperasi ini masih akan semakin tumbuh sekitar 10 hingga 15 persen per tahun. Karena, selain memanfaatkan dari koperasi simpan pinjam sebagai sarana penyaluran kredit. Bidang usaha koperasi juga yang maju dan berkembang. ”Untuk kredit saja, secara keseluruhan nilai pinjaman atau kredit yang disalurkan oleh setiap koperasi bisa mencapai Rp 2 sampai Rp 3 miliar,” ujarnya.

Ia mengatakan, untuk saat ini jumlah koperasi yang aktif sekitar 400 unit. Dari jumlah sebanyak itu koperasi sehat sekitar 180 unit. Sebagai upaya pembinaan agar prospek ekonomi koperasi semakin besar dan berkembang, yaitu cara mendorong koperasi agar membenahi kelembagaan dan usahanya melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan koperasi yang sudah maju sebagai percontohan. “Presentase Sisa Hasil Usaha (SHU) juga menjadi indikator kami untuk melihat sejauh mana perkembangan koperasi, termasuk aset yang dimiliki serta usaha yang telah dikembangkan oleh koperasi,” ucapnya.

Ia berharap, keberadaan koperasi bisa menjadi motor penggerak ekonomi kerakyataan untuk kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Jika dikelola secara benar dan sehat keberadaan koperasi akan bermanfaat bagi anggota dan juga masyarakat. Sehingga, pihaknya mendorong agar koperasi serius mengelola bidang usahanya agar terus berkembang. ”Keberadaan koperasi sangat berpengaruh besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (PG)***


Sekilas Info

Presiden Jokowi Lepas Kontainer Ekspor Mayora Group

TANGERANG, (KB).- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pelepasan kontainer ekspor ke-250.000 Mayora Group, di Cikupa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *