Dinkes Pandeglang Klaim Capaian Imunisasi 98 Persen

Dr. Kodiat Juarsa, Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang.*

Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang mengklaim keberhasilan capaian imunisasi campak dan rubella mencapai 98 persen. Keberhasilan imunisasi tersebut sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai penyakit, karena imunisasi itu yakni memberikan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu.

“Ya, imunisasi vaksin rubella memang dianjurkan para ahli kesehatan, meski saat ini imunisasi itu ditunda sementara karena masih menunggu fatwa halal terhadap vaksin dari Majelis Ulama Indonesia. Meski begitu, saat ini kami lebih mengedepankan langkah pencegahan penyakit,” kata Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Dr. Kodiat Juarsa kepada Kabar Banten, Jumat (24/8/2018).

Menurut dia, untuk pengaruh vaksin MR yang sudah dilakukan pada tahun lalu sangat berpengaruh atas sistem imun (kekebalan tubuh) anak-anak secara umumnya. Sedangkan permintaan kegiatan vaksinasi tersebut tidak bisa dari masyarakat karena yang menentukan kegiatan vaksinasi adalah Kementerian Kesehatan. Sehingga dari sisi anggarannya pun tidak ada, karena ketentuan interval pun ditentukan dari Kemenkes,” ujarnya.

Jika dibandingkan tahun lalu, capaian imunisasi sekarang lebih meningkat, karena tahun lalu hanya mencapai 97,95 persen. Rencananya bulan depan Dinkes akan melaksanakan kembali bulan imunisasi anak dan soal logistik disediakan Kemenkes, karena dirinya lebih mengutamakan pembangunan kesehatan dengan cara preventif promotif. Dikatakan dia, cara mencegah lebih baik dari mengobati, mencegah lebih murah dari mengobati dan caranya dengan imunisasi.

”Sebetulnya untuk program imunisasi banyak, kalau ditotal secara keseluruhan efektivitasnya itu mencapai 97.95 persen. Hal itu juga ditopang logistiknya dari Kemenkes. Adapun untuk anggarannya langsung dari pemerintah pusat, tapi saya rasa ini merupakan langkah strategis untuk pencegahan. Sebab, istilah zaman dulu juga mengatakan mencegah lebih baik dari mengobati,” ucapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Pandeglang, Hj. Ida Ating menyambut baik program imunisasi terhadap anak. Karena imunisasi itu merupakan upaya memberikan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit tertentu.”Ya, saya mendukung pekan imunisasi daerah demi meningkatkan kesehatan masyarakat,” tuturnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here