Jumat, 21 September 2018
Plt Bupati Lebak, Ino S Rawita (tengah) didampingi Kepala Dinkes HM. Sukirman (kiri) dan Asda I, Alkadri (kanan) ketika melakukan sidak ke salah satu puskesmas, Jumat (23/2/2018).*

Dinkes Lebak Awasi Kinerja Seluruh Puskesmas

LEBAK, (KB).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak, akan melakukan pembinaan serta pengawasan ketat terhadap pelayanan diseluruh puskesmas di Lebak, selama satu bulan kedepan. Langkah pembinaan itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan secara optimal serta mencegah permasalahan maupun komplain masyarakat.

Jika selama pembinaan dan pengawasan terdapat permasalahan maupun komplain terhadap pelayanan pusksmas, Dinkes tidak akan segan-segan mengevaluasi kepala puskesmas maupun tenaga medis di puskesmas yang dimaksud.

Kepala Dinkes Lebak, HM. Sukirman kepada Kabar Banten, membenarkan pihaknya akan melakukan program pembinaan dan pengawasan terhadap pelayanan diseluruh puskesmas di Lebak untuk menciptakan pelayanan yang optimal. Serta mencegah persoalan maupun komplain akibat pelayanan puskesmas yang buruk.

”Saya ingin seluruh puskesmas di Lebak mampu melakukan pelayanan optimal kepada masyarakat. Saya tidak ingin pelayanan yang diberikan puskesmas justru asal-asalan, sehingga menimbulkan masalah ataupun komplain dari masyarakat,” ujar HM. Sukirman melalui sambungan telepon, Ahad (25/2/2018).

Ditambahkan, sebagai bukti keseriusan Dinkes untuk menciptakan pelayanan prima oleh seluruh Puskesmas, beberapa hari lalu dirinya sengaja menginformasikan hal tersebut kepada Plt Bupati Lebak, Ino S Rawita. Sehingga, Ino S Rawita pun akhirnya melakukan sidak terhadap beberapa pelayanan di sejumlah puskesmas di Lebak. ”Keberadaan Puskesmas adalah milik masyarakat, makanya kami ingin seluruh Puskesmas harus melakukan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tuturnya.

Sekretaris Dinkes Lebak, Triatno Supiono menambahkan, untuk membantu Dinkes Lebak dalam upaya peningkatan pelayanan prima diseluruh Puskesmas, pihaknya meminta kepedulian masyarakat untuk turut menginformasikan buruk dan baiknya pelayanan masing-masing Puskesmas. ”Program pembinaan dan pengawasan ini tidak lain untuk mendukung kepentingan masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan,” kata Triatno Supiono. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Upah Belum Dibayarkan, Pekerja Proyek Penanganan Sungai Cibinuangeun Mundur

LEBAK, (KB).- Pelaksanaan pekerjaan proyek penanganan Sungai Cibinuangeun yang didanai APBD Provinsi Banten tahun anggaran (TA) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *