Dinkes Kabupaten Serang Butuh Tambahan 3 Puskesmas

SERANG, (KB).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang membutuhkan tiga (3) puskesmas tambahan untuk tiga kecamatan, yakni Cikeusal, Cikande, dan Kramatwatu. Hal tersebut, dikarenakan jumlah penduduk di tiga kecamatan tersebut, sudah lebih dari 100.000 jiwa.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang dr Sri Nurhayati mengatakan, untuk saat ini di Kabupaten Serang ada 31 puskesmas di 29 kecamatan. Dari jumlah tersebut, ada tiga kecamatan yang butuh tambahan tiga puskesmas.

“Karena, penduduknya sampai 100.000 jiwa, yakni Cikande, Kramatwatu, dan Cikeusal,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (22/11/2019).

Ia menjelaskan, untuk Cikande saat ini sudah ada lahannya, sedangkan untuk dua kecamatan lainnya masih belum ada lahan. Oleh karena itu, perlu gerak cepat, agar pelayanan kesehatan bisa terpenuhi maksimal.

“Idealnya satu puskesmas itu 30.000 penduduk. Ini sudah tiga harusnya, minimal dua saja lumayan,” ujarnya.

Selain itu, ucap dia, saat ini dengan penduduk mencapai 1,5 juta jiwa idealnya di Kabupaten Serang butuh tempat tidur di rumah sakit 1.500. Namun saat ini, dengan satu rumah sakit umum daerah (RSUD) dan 5 rumah sakit (RS) swasta jumlah tempat tidurnya hanya 700 unit.

“Sehingga, kebutuhan tempat tidur untuk kami saja masih kurang. Padahal, kami ketahui, bahwa RSDP (Rumah Sakit Drajat Prawiranegara/RSUD) merupakan rujukan regional melayani daerah lain, sehingga sangat kurang di kami,” tuturnya.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang, kata dia, sebetulnya ada rencana pembangunan RS kelas D di lahan bekas Pasar Kragilan.

“Alhamdulillah DED (detail engineering design) sudah dikerjakan perkim, kami harapkan di 2020 pembangunan realisasi, sehingga amanat RPJMD bisa dikerjakan. Ini perlu dana yang tidak sedikit, kabarnya butuh Rp 22 miliar,” ujarnya.

Menurut dia, dalam era jaminan kesehatan nasional (JKN) rujukan harus dilakukan secara berjenjang, sehingga masalah pemenuhan rujukan harus diantisipasi termasuk masalah tempat tidur. “Sehingga, pemda punya kontribusi untuk masalah rujukan berjenjang,” ucapnya.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, untuk masalah kebutuhan tiga puskesmas di tiga kecamatan tersebut, pihaknya akan mengajukan ke provinsi. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan puskesmas sudah mendesak akibat jumlah penduduk yang mencapai 100.000 jiwa.

“Sehingga, satu puskesmas tidak cukup. Perlu ada tambahan puskesmas sebagai tambahan pelayanan kepada masyarakat. Nanti kami ajukan, tapi modelnya tidak dalam bentuk bantuan keuangan, bantuan kegiatan oleh Dinkes provinsi membantu Kabupaten Serang dalam bentuk puskesmas,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here