Dinilai Lamban Tangani KTP-El, Disdukcapil Kota Serang Didemo

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang saat melakukan aksi di depan Gerbang Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang. Mereka kecewa atas kinerja Disdukcapil dan meminta segera menyelesaikan persoalan warga yang belum memiliki KTP-el, Kamis (29/3/2018).*

SERANG, (KB).- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang, Kamis (29/3/2018). Mereka menilai, Disdukcapil lamban dalam menangani KTP-el. Hal tersebut menyusul adanya 10.141 warga yang masuk dalam daftar pemilih sementara (DPS), namun belum memiliki KTP-el.

Aksi yang dilakukan di depan pintu gerbang Disdukcapil Kota Serang tersebut menjadi salah satu simbol kekecewaan atas lambannya kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat. Mereka secara bergantian menyampaikan aspirasinya dan dilanjutkan dengan sebar bunga tanda matinya usaha pemerintah dalam memperjuangkan hak rakyat. Puluhan petugas kepolisian berjaga dalam aksi tersebut.

Koordinator Lapangan (Koorlap) Aksi, Ahmad Ibnu Rizal mengatakan, aksi tersebut bukanlah yang pertama, melainkan awal dari evaluasi para pemangku kebijakan.
“Intinya, kami tidak mau tahu, mohon kepada Disdukcapil untuk mempercepat pembuatn KTP-el, jangan sampai berdampak buruk terhadap masyarakat. Dalam proses pembuatannya, ada saudara kami yang menunggu 7 bulan, bahkan setahun, lalu kinerja Disdukcapil ke mana,” katanya.

Ia berharap, ada pengaturan waktu yang terarah, agar pembuatan KTP-el dapat sesuai target. Terutama sebelum penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang beberapa pekan ke depan. ”Kami minta Disdukcapil melakukan kerja-kerja secara efisien dan serius dalam melayani masyarakat yang memerlukan KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya. Tuntaskan segera proses pembuatan KTP-el sebelum penetapan DPT oleh KPU Kota Serang dilaksanakan,” ujarnya.

Ketua PMII Kota Serang, Rahman Ahdori mengklaim, PMII telah melakukan riset dan hasilnya menunjukkan, bahwa kinerja Disdukcapil Kota Serang tidak dirasakan warga Kota Serang. “Kami juga akan evaluasi KPU dan pemerintah pusat, agar KTP-el bisa ada solusi terbaik,” ucapnya. Sebelumnya, Sekretaris Disdukcapil Kota Serang, Hudori menuturkan, Disdukcapil segera menyelesaikan pencetakan sebanyak 10.141 KTP-el tersebut. “Bagaimanapun kami tidak menonton saja, tetapi membantu, agar bisa menyukseskan pilkada serta pileg mendatang,” tuturnya, Selasa (27/3/2018).

Ia mengatakan, KPU Kota Serang telah memberikan jumlah data pemilih yang belum memiliki KTP-el yang tersebar di enam kecamatan di Kota Serang. Sesuai dengan PKPU, bahwa yang boleh menggunakan hak pilihnya, adalah warga yang sudah legal atau sudah memiliki KTP-el.

“Kami juga terkendala sumber daya manusia (SDM), sebab untuk mencetaknya pun membutuhkan waktu lama, sementara penetapan daftar pemilih tetap (DPT) itu April,” katanya. Ia menargetkan, pencetakan 10.141 KTP-el tersebut tuntas sebelum pelaksanaan Pilkada 2018. Untuk dapat mengejar target tersebut akan memaksimalkan SDM. (TM)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here