Dindik Lebak Data Objek Kebudayaan

Rumah Multatuli di Rangkasbitung.*

LEBAK, (KB).- Dinas pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) Lebak melalui cagar budaya dan museum melakukan pendataan 10 objek pemajuan kebudayaan.

Objek itu, antara lain manuskrip, bahasa, tradisi lisan, ritus adat istiadat, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, permainan rakyat, olahraga tradisional dan cagar budaya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Multatuli Lebak, Ubaidilah Muchtar mengatakan, dari pokok pikiran kebudayaan daerah Pemkab Lebak tahun 2019, terdapat 40 orang peserta diskusi terpumpun. Hal itu guna melakukan pencatatan objek pemajuan kebudayaan.

“Pesertanya ada seniman rupa. Mereka mencatatkan karya yang pernah dibuat. Ada seniman tari pernah melakukan garapan tari apa saja, Kemudian di tradisi lisan dan objek yang lainnya,” ujar Ubaidilah Muchtar.

Menurutnya, adanya penyempurnaan di objek kemajuan kebudayaan tahun 2018 lalu yang berhasil mengumpulkan 246 objek.

Saat ini, pihaknya mencoba lagi, dan mudah-mudahan nanti proses pendataan masuk ke proses selanjutnya, yaitu pemanfaatan pembinaan yang kemudian ada proses perlindungan sesuai amanat Undang-undang nomor: 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

“Hasil akhirnya nanti hanya berupa dokumen pokok-pokok pikiran kebudayaan,” ucapnya.

Ia mengatakan, setiap tahun ada penambahan objek kebudayaan. Pihaknya berharap, tahun 2019 ada penambahan objek pemajuan kebudayaan di Kabupaten Lebak.

“Kami sisir dari teman-teman komunitas pegiat ,pelaku budaya, hari ini Jadi kami sedang melakukan proses pendataan itu,” katanya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here