Rabu, 20 Juni 2018

Dihadiri Presiden Jokowi, Gerakan Ekonomi dari Pesantren Diluncurkan

SERANG, (KB).- Pondok Pesantren An Nawawi Tanara Kabupaten Serang yang dipimpin KH. Ma’ruf Amin menginisiasi gerakan pembangunan ekonomi dari pesantren, melalui Koperasi Mitra Santri Nasional (KMSN) dan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Umat (LPEU).

“Gerakan ini tidak ujug-ujug (tiba-tiba) ada. Ini sudah digelorakan Kiai Ma’ruf sejak lama. Secara konseptual dan kondifikasi hukum, kiai memulainya sejak tahun 90-an,” kata Ketua Panitia Peluncuran Pemberdayaan Ekonomi Umat, Uday Abdurrahman dalam siaran pers di Serang, Selasa (13/3/2018).

Peluncuran gerakan pembangunan ekonomi tersebut direncanakan akan dipimpin langsung oleh Pendiri Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, KH. Ma’ruf Amin yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo di Ponpes An Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Rabu (14/3).

Menurut Uday, saat itu KH. Ma’ruf Amin mendorong lahirnya perbankan dan lembaga keuangan syariah. Kemudian, sejak didaulat menjadi Rais Aam PBNU, KH. Ma’ruf Amin menggelar halaqah keliling daerah se-Indonesia. Para kiai Syuriah NU dari tingkat wilayah, cabang, hingga ranting NU diajak berdialog untuk memetakan persoalan keumatan. Sekaligus mendorong para kiai untuk bangkit menata kembali perekonomian umat dari berbagai sektor.

Upaya pemberdayaan ekonomi umat tersebut, kata Uday, tak bisa dilakukan sendirian atau hanya sekelompok tokoh. Karena itu, Kiai Maruf mendorong pemerintah, tokoh agama dan para pengusaha untuk bersinergi mengintegrasikan komitmen dalam pemberdayaan ekonomi umat.

“Kiai menyebutnya sebagai arus baru ekonomi Indonesia,” katanya.
Gerakan Kiai Ma’ruf Amin, yang kini menjabat Rais Aam PBNU sekaligus Ketua Umum MUI itu, kata Uday, bukan tanpa rintangan. Banyak pihak yang awalnya meragukan. “Beliau selalu bilang, yang penting kita bergerak saja. Nanti kalau sudah terlihat hasilnya, yang lain pun akan ikut bergerak. Sebab di pesantren, kita diajarkan bahwa alharakah, barakah. Pergerakan akan berbuah berkah,” tuturnya.

Saat ini, meski belum genap setahun dibentuk, KMSN dan LPE yang baru beranggotakan 25 pesantren di seluruh Indonesia itu, telah bergerak di sejumlah sektor bisnis, yakni sektor jasa keuangan, ritel, budidaya pertanian, perikanan dan peternakan serta sektor jasa.

“Jadi pesantren anggota KMSN ini akan jadi percontohan gerakan pemberdayaan ekonomi umat. Kita sudah bekerja sama dengan Leumart di sektor ritel, REI di sektor properti, C-Farming IPB untuk pengembangan udang windu dan Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) untuk produk pertanian dan olahan jagung. Dengan REI kita akan membuat desa wisata dan rest area di Malang, Martha Thilaar juga kemarin mengajak kerja sama untuk pengembangan spa dan hotel syariah,” katanya.

Pengamanan

Presiden Joko Widodo dijadwalkan ke Serang, Provinsi Banten, Rabu (14/3), antara lain untuk mengunjungi Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara. Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Serang Kolonel Czi Ito Hediarto mengatakan, bersama Polda Banten dan unsur terkait sudah melakukan rapat koordinasi pengamanan kunjungan RI-1 di Banten, khususnya di wilayah Kota Serang.

“Saya bersama kapolda berkoordinasi untuk pengamanan. Semuanya sudah ‘clear’,” kata Ito Hediarto seusai rapat koordinasi kesiapan pengamanan kunjungan RI-1 di Pendopo Gubernur Banten di Serang. Sementara Karo Ops Polda Banten Kombes Pol. Hermansyah mengatakan, pihaknya bersama TNI siap melakukan pengamanan kunjungan RI-1.

Kepolisian menyiapkan sekitar 1.000 personel yang disebar di beberapa lokasi termasuk di masing-masing tingkatan dari mulai polda, polres sampai polsek-polsek. “Jumlah personel gabungan TNI dan Polri sekitar 2.000 untuk pengamanan. Kami juga akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk pengamanan ini,” kata Hermansyah.

Kapolda Brigjen Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Polda Banten menjamin keamanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana saat kunjungan kerja di Kabupaten Serang dan Kota Serang, Rabu (14/3/2018). Informasi yang dihimpun, selain mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi Tanara, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana juga menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial pangan beras sejahtera (rastra) di Alun-alun Kota Serang, lalu menyerahkan sertifikat tanah di Stadion Maulana Yusuf. (FI/Ant)***


Sekilas Info

Para Calon Anggota Legislatif Wajib Tahu Ini

SERANG, (KB).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengganti Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 dengan Peraturan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *