Digelar 11-15 Desember 2019, Wali Kota Serang Dukung Banten Indie Clothing

Wali Kota Serang Syafrudin (kiri) menerima audiensi TIM Banten Indie Clothing (BIC) yang dipimpin Ketua Dewan Penasehat BIC, Adam Adhary, di Kantor Wali Kota Serang , Kamis (7/11/2019).*

SERANG, (KB).- Wali Kota Serang, Syafrudin menyatakan siap mendukung gelaran Banten Indie Clothing (BIC) yang akan dilaksanakan pada 11-15 Desember 2019 mendatang. Bahkan orang nomor satu di Kota Serang itu siap masuk dalam struktur organisasi sebagai Pelindung organisasi komunitas kreatif yang membawahi mayoritas anak-anak muda tersebut.

“Saya siap mendukung, baik secara pribadi maupun sebagai Wali Kota Serang. Kegiatan BIC ini sangat strategis dan positif,” ujar Syafrudin, saat menerima audiensi Tim BIC di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Syafrudin mengatakan, pihaknya juga secara kelembagaan akan mendukung BIC. “Silahkan teman-teman BIC temui para Kepala OPD untuk berkolaborasi. Tidak perlu ke saya lagi. Apa yang perlu kita bantu, akan kita bantu sepenuhnya,” ujarnya, didampingi Kabag Umum Pemkot Serang, A. Syaefullah.

Dewan Penasehat BIC Adam Adhary menyambut positif dukungan Wali Kota Serang tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi baru bagi seluruh Tim BIC untuk lebih semangat berbuat lebih baik lagi.

“Kami merasa telah menjadi anak kandung Wali Kota, dan siap berkreasi, berbuat yang terbaik untuk Kota Serang. Selain itu, Wali Kota juga siap menjadikan BIC dalam agenda tahunan Pemkot Serang. Ini kebahagiaan bagi kami, Pak Wali resmi menyatakan kesiapannya menjadi pelindung BIC. Tentu kami akan menjaganya,” ujar Adam.

Sementara itu, publishing and promotion BIC, Budi Oetomo menjelaskan, gelaran BIC Desember mendatang merupakan event ke-10 di tahun ke-5. “BIC digagas tahun 2014 silam. Dalam setahun BIC digelar 2 kali,” kata pria yang akrab disapa Didin ini. 

Ia mengatakan, pengunjung BIC dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan 30 hingga 40 persen.

“Peningkatan signifikan ini secara tidak langsung telah memunculkan efek domino terhadap tingkat hunian hotel, tingkat kebutuhan tenaga kerja yang semakin banyak, serta tingkat kebutuhan wisata belanja dan kuliner (milenial travelsale). Selain itu juga berdampak positif pada PAD Kota Serang,” pungkas Didin. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here