Selasa, 21 Agustus 2018

Dievakuasi, Kapal Tongkang Batubara Terdampar

PANDEGLANG, (KB).- Kapal Tongkang jenis Cargo Barge 350 feet pengangkut batu bara seberat 4.500 metrik ton terdampar di perairan Carita sudah dievakuasi. Meski demikian, pihak PLTU 2 Labuan mengklaim sebagian batubara yang tumpah ke laut, sepenuhnya tanggungjawab pemilik tongkang.

‎Manager Administrasi UPJ PLTU Banten 2 Labuan,  M Syuhada mengatakan, Kapal Tongkang yang terdampar sudah dievakuasi.   Soal material batubara yang tumpah di perairan Carita,  Desa Sukadame, Kecamatan Carita sepenuhnya kewenangan pemilik tongkang.

“Ya, kejadian itu  sepenuhnya kewenangan tonggak resiper (pengelola tongkang). Karena kapal itu belum masuk wilayah  Dermaga PLTU. Kami sudah sampaikan agar  pengelola tongkang berkoordinasi dengan Lippo. Karena khawatir tumpahan batubara akan mencermari perairan Carita,” kata Manager Administrasi UPJ PLTU 2 Labuan, Syuhada, kepada Kabar Banten, Ahad (14/1/2018).‎

Ia mengatakan, dalam musibah kapal terdampar,  PLTU hanya sebatas berkoordinasi dengan para pihak. Karena kejadian tersebut akibat bencana alam atau faktor alam. ‎”Itu kan karena bencana alam. Tongkang batubara terdampar dekat Lippo Carita karena terseret gelombang besar dan angin kencang. Dan beberapa jam kejadian, kami sudah evakuasi kapal itu ke Dermada PLTU, ujarnya. ‎

Seperti diketahui, sebuah Kapal Tongkang jenis Cargo Barge 350 feet yang mengangkut batu bara diperkirakan seberat 4.500 metrik ton terdampar di Pantai Carita dekat Hotel Lippo, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Jumat (12/1/2018) sekitar pukul 03.00.

Diduga terdamparnya kapal tersebut akibat terbawa arus gelombang besar dan angin kencang. Menurut informasi warga, belum diketahui kapal tersebut asal dari daerah mana. Namun dipastikan kapal bermuatan batu bara tersebut hendak menuju PLTU 2 Labuan.

Menurut warga Carita, Yayan Supiana, malam hari kejadian banyak warga menyaksikan kapal yang terbawa gelombang besar hingga ke pinggir pantai. Diduga nakhoda kapal itu berusaha untuk tidak melawan gelombang. Akibatnya kapal tersebut terdampar di Perairan Carita tak jauh dari Hotel Lippo. ‎(IF)***


Sekilas Info

Warga Adukan Pencemaran Sungai

PANDEGLANG, (KB).- Warga Kampung Ciherang, Desa Cimoyan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang berencana mengadukan pencemaran Sungai Ciherang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *