Diduga Terjadi Saat Bekerja, Karyawan Pabrik Sawit Kertajaya Tewas

LEBAK, (KB).- Seorang karyawan pabrik pengolahan kelapa sawit PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) kantor induk kebun Kertajaya, Kecamatan Banjarsari, Jujun (25) diduga tewas dalam kecelakaan kerja, Sabtu (25/5/2019).

Korban tewas setelah terseret mesin pengolahan kelapa sawit di perusahaan tersebut. Informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang dialami korban warga Kampung Binglu RT 05/02, Desa Leuwi Ipuh, Kecamatan Banjarsari tersebut, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum kejadian, bapak beranak satu itu diketahui sedang membersihkan mesin fuel scrapper bat (karaypak) pengolahan kelapa sawit. Saat dibersihkan, kondisi mesin dalam keadaan hidup, dan ketika itu korban terpeleset sehingga terseret mesin pengolahan kelapa sawit tersebut.

Perwakilan keluarga korban, Mas’ud Sidik mengaku, pihaknya mendapatkan kabar jika korban tewas saat sedang bekerja di pabrik kelapa sawit Kertajaya. Kabar tersebut didapatkan dari pihak perusahaan, bahwa korban mengalami kecelakaan saat bekerja.

”Kalo masalah tuntutan kepada pihak perusahaan, kami akan melihat dulu seberapa besarnya kebijakan dari perusahaan dan ini akan dibicarakan nanti setelah jenazah dimakamkan,” kata Mas’uf Sidik, Ahad (26/5/2019).

Asisten teknik pabrik kelapa sawit Kertajaya, Endi Suhandi membenarkan kejadian tersebut. Korban merupakan pekerja di perusahaan itu selaku mekanik, dan sudah bekerja selama sembilan tahun.

“Selama bekerja di sini, korban tidak pernah melakukan kesalahan yang fatal. Kalo kejadian yang seperti ini baru kali ini,” ujarnya.

Ia mengaku, perusahaan saat itu memang sedang melakukan perbaikan mesin dari tiga hari yang lalu. Pihaknya sedang uji coba mesin tanpa beban.

“Saat itu, korban sedang membersihkan mesin saat posisi mesin sedang hidup, korban terpeleset dan terseret mesin. Di situ ada rekan kerjanya yang jaraknya tidak jauh langsung mematikan mesin lalu menolong korban. Nahas, nyawa korban tidak tertolong,” ucapnya.

Akan berikan santunan

Pihak perusahaan akan memberikan santunan kepada keluarga korban. Namun belum tahu berapa jumlahnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Disnaker setempat, Muktar Mulya mengaku, pihaknya belum menerima laporan atas kasus kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik pengolahaan sawit Kertajaya. “Belum dapat laporan, sehingga kami belum bisa menindaklanjuti,” katanya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here