Diduga Sakit, Buruh Harian Lepas Ditemukan Tewas

SERANG, (KB).- Seorang buruh harian lepas Anhar Bin Saidi (46) warga Kampung Nambo RT 003/RW 001 Desa Kaserangan Kecamatan Ciruas ditemukan tewas di rumah milik Sariah, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

Penemuan mayat tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ciruas. “Diduga korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Karena sakit kalau dari keterangan pihak keluarganya,” ujar Kapolsek Ciruas, Kompol Nono Karsono kepada Kabar Banten, Rabu (12/9/208).

Nono menuturkan, penemuan jasad Anhar yang diketahui sebagai buruh harian lepas tersebut berawal dari adanya informasi yang diterima dari salah seorang warga sekitar yakni Nani Supriyani dan Umam.

Kedua orang warga tersebut mencium bau tidak sedap dari rumah sebelah kantor DPC PDIP. Mendapati hal itu, mereka pun langsung menelfon anggota Polsek Ciruas yang sedang piket. Anggota Polsek Ciruas pun langsung menelfon staf Desa Kaserangan agar segera mengecek asal bau tidak sedap itu. “Jadi langsung telfon anggota merekanya,” katanya.

Ia mengatakan, setelah dicek ruangan yang tepat berada di sebelah kantor DPC PDIP Kabupaten Serang tersebut oleh warga yang bernama Nani. Dirinya terperanjat, sebab di bagian kamarnya, ditemukan sesosok tubuh yang sudah terbujur kaku di atas kasur. “Ada jasad Anhar disana,” ucapnya.

Karena panik, Nani pun langsung berteriak dan memberitahu temannya Umam dan warga sekitar bahwa ada mayat di rumah tersebut. Dirinya pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ciruas. “Anggota langsung datang ke TKP dan mencatat saksi saksi dan identitas korban. Kemudian juga memasang police line di sekitar tempat kejadian,” katanya.

Kakak Korban, Masamah mengatakan, pada hari Minggu adiknya Anhar sempat mampir ke rumahnya. Bahkan sempat pula minum kopi di rumahnya. “Dia punya penyakit sesak nafas, paru paru dan lain lain,” ujarnya.

Sementara, Danramil 0216/Ciruas Kapten Inf Andang Rohadi mengatakan setelah ditemukan, korban kemudian ditangani oleh Polres Serang untuk dibawa ke RSUD Drajat Prawiranegara dan dilakukan penyidikan. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here