Sabtu, 26 Mei 2018

Diduga Provokator Penyerangan Polsek Bayah, 16 Orang Ditangkap

LEBAK, (KB).- Sebanyak 16 orang yang diduga provokator dan pelaku perusakan dalam penyerangan markas Polsek Bayah, Kabupaten Lebak, ditangkap aparat gabungan dari Polres Lebak dan Polda Banten, Ahad (13/5/2018) sekitar pukul 02.00. Mereka akan menjalani pemeriksaan di Polda Banten.

“Dua pelaku berinisial YU dan YO menyerahkan diri tadi malam. Sementara 14 lainnya baru ditangkap pagi ini,” kata Kapolres Lebak, AKBP Dani Arianto, Ahad (13/5/2018). Ke- 14 orang yang ditangkap itu berinisial AS (50), A (20), F (27), J (20), E (50), D (35), H (36), G (40), R (32), H (33), MH (39), S (38), AH (33), dan M (40).

Para tersangka diduga provokator dan pelaku penyerangan dibawa langsung ke Mapolda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kemungkinan (pelaku) bertambah, karena para pelaku satu sama lain saling kenal,” katanya. Hingga kemarin, markas Polsek Bayah masih dijaga oleh aparat kepolisian dari Polda Banten dan TNI. Adapun layanan kepada masyarakat akan kembali normal mulai Senin (14/5/2018).

Sementara itu, Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penyerangan terhadap Polsek Bayah akibat salah paham yang dipicu adanya isu tentang adanya warga yang ditangkap oknum anggota di Kampung Jogjogan, Desa Darmasari, Bayah.

“Perlu saya tegaskan, ini murni kesalahpahaman. Massa marah karena isu penangkapan pengusaha benih udang (benur) Anwar dan Bubun, diduga oleh oknum anggota polisi. Orang tak dikenal yang membawa Anwar dan Bubun dengan mobil, lalu dihalangi. Tapi, pengemudi tetap menerobos. Mereka menyusul ke Polsek, karena menduga bahwa dua temannya diamankan di Polsek,” ujarnya.

Pihak Polsek Bayah sudah menjelaskan tidak ada penangkapan orang terkait benih lobster (benur). Namun, warga tidak percaya dan tetap memaksa kedua orang tersebut dikeluarkan. Sehingga, terjadi keributan dan provokasi yang mengakibatkan kemarahan massa hingga terjadi penyerangan. Namun, tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

“Situasi mulai mereda saat sebanyak 1 satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Polda Banten dikerahkan bersama 200 personel Polres Lebak, dibantu personel TNI dari Kodim Lebak diterjunkan ke mapolsek,” ucapnya.

Tidak ada penangkapan

Dari hasil pemeriksaan, kata Kapolda, tidak ada anggota Polsek maupun Polres Lebak atau Polda Banten yang melakukan penangkapan seperti dugaan massa. “Yang jelas, sekarang clear, tidak ada anggota Polsek melakukan penangkapan. Ini murni kesalahpahaman warga. Itu yang perlu saya tegaskan di sini,” tuturnya.

Dari identifikasi sementara, ada 2-4 orang yang melakukan penangkapan terhadap Anwar dan Bubun. Polda Banten sudah mengantongi ciri-cirinya dan masih mengadakan penyelidikan oknum tersebut. Seperti diketahui, ratusan nelayan benur “serang” kantor kepolisian sektor (Polsek) Bayah Kabupaten Lebak, Sabtu (12/5/2018) sekitar pukul 09.00. Massa yang sudah tak terkendali dan membakar mobil patroli kepolisian. (DH)*


Sekilas Info

Warga Keluhkan Kerusakan Jalan

LEBAK, (KB).- Masyarakat di Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, mengeluhkan kerusakan parah yang terjadi pada badan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *