Diduga Frustasi Ditinggal Istri, Nelayan Bunuh Diri di Rel Kereta Api

SERANG, (KB).- Nasib tragis dialami Adul (44). Jasad nelayan asal Dusun 03, RT 008/008, Desa Gagangsari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ini ditemukan sudah tak bernyawa oleh warga saat berada di lintasan rel kereta api KM 121, Kampung Gang Eceng RT 001/009, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan warga setempat sekitar pukul 04.30. Pada saat ditemukan, jasad tersebut sudah dalam kondisi mengenaskan lantaran tersambar laju kereta api. Tubuh korban juga terseret hingga sejauh 20 meter saat kereta itu datang menyambar.

“Pagi tadi, kita dapat laporan dari warga setempat ada kejadian seseorang yang tertabrak kereta,” kata Kasatreskrim Polres Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ivan Adhitira saat ditemui Kabar Banten di ruangannya, Kamis (17/1/2019).

Sebelum terhantam kereta barang nomor 2646 jurusan Rangkasbitu – Cilegon itu, ada salah satu warga yang sempat melihat korban duduk di atas perlintasan rel kereta api. Korban terlihat melamun tanpa menghiraukan kondisi di sekitarnya yang saat itu masih gelap.

Bahkan, saat kereta barang tersebut tiba, korban juga seolah tidak menghiraukannya. Akibatnya, buruh nelayan perikanan ini langsung dihantam laju kereta yang pada saat itu sudah memberikan beberapa kali suara peringatan. Lebih nahasnya, bagian kaki dan tangan korban putus lantas terlindas laju kereta barang tersebut.

“Berdasarkan saksi yang sempat melihat di sana, korban posisinya duduk di pinggir rel kereta sambil melamun. Dugaan sementara, korban mengalami frustasi baik itu mungkin terlilit hutang maupun ditinggal istrinya yang menjadi TKW (tenaga kerja wanita) di Arab Saudi,” ujar Ivan.

Untuk kebutuhan penyelidikan, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranegara Serang. Hingga sore hari, polisi masih mencoba menghubungi pihak keluarga dan memberitahu tentang kematian korban. “Sedang kita coba hubungi, sementara ini masih belum tersambung,” tutur Ivan. (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here