Diduga Cemburu, Suami Bantai Istri dan Anak

TANGERANG, (KB).- Seorang suami bernama Gede membacok istrinya, Sumili (40) dan Rosmina (17) anaknya di Jalan Raden Fatah, Gang Haji Hasyim, RT03/RW06, Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (14/9/2017) sekitar pukul 07.00 WIB.  Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami luka bacok pada leher serta beberapa bagian tubuhnya. Saat ini, korban dibawa ke RS Bakti Asih untuk dilakukan perawatan.

Kapolres Metro Tangerang, Kombespol Harry Kurniawan membenarkan kejadian tersebut. “Tersangka jarang pulang ke rumah. Pada pagi hari, tersangka pulang, tetapi tanpa berkata-kata. Kemudian, pelaku melakukan penganiayaan berat tersebut kepada istri dan anak. Ia pulang ke rumah membawa golok,” katanya kepada wartawan di lokasi. Menurut dia, korban kini dirawat di RS Bhakti Asih, sedangkan anaknya, hanya menderita luka bacok ringan. “Keterangan masih kami mintai lebih dalam lagi mengenai motif. Kondisi korban masih bisa kami mintai keterangan,” tuturnya.

Sementara itu, peristiwa penganiayaan yang terjadi di RT03/RW06, Kelurahan Sudimara Selatan, Ciledug, Kota Tangerang telah membuat geger warga sekitar. Tetangga korban menuturkan, insiden tersebut terjadi dengan cepat. Salah seorang tetangga, Andri (34) mengatakan, pada pagi hari mendengar suara teriakan sebanyak dua kali. “Jam sembilan pagi dengar ada teriakan, pertama saya gak ngeh, teriakan kedua anaknya lari minta tolong. Saat saya keluar ngeliat bapaknya keluar bawa golok. Anaknya yang perempuan mau dibacok lagi di luar. Istrinya sudah terkapar,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pelaku hampir membacok salah seorang korban yang merupakan anak pelaku, namun sudah dilihat tetangga. “Goloknya langsung dilempar dan kabur naik motor, bawa anaknya yang kecil laki-laki,” ucapnya. Hal yang sama juga diucapkan Ana (32). Ia mengatakan, pelaku dan korban terdengar bertengkar yang tidak lama pelaku langsung membacok korban. “Berantem terus langsung kejadian di bacok gitu. Anaknya cewek kena luka bacok di tangan,” katanya.

Diduga perbuatan pelaku yang membabi buta menganiaya korban dengan senjata tajam, karena cemburu dengan mantan pacar istrinya. “Mereka sih gak pernah kedengeran ribut-ribut. Katanya cemburu, karena istrinya habis reunian ketemu sama mantan pacarnya,” ujarnya.  Tiga jam pascapenganiayaan yang dilakukan Anak Agung Gede (52) terhadap istri dan anaknya, pihak kepolisian langsung menangkap tersangka di salah satu ruko samping Ciledug Mas, Jalan Hos Cokroaminoto, Kota Tangerang, Kamis (14/9/2017).

Dalam penangkapan tersebut, Agung sempat melawan petugas hingga terpaksa kakinya ditembak. Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan menuturkan, korban sempat kabur dengan naik angkot sesudah membacok Sumilih (40) dan Rosmani (16) di depan rumahn Jalan Raden Fatah, Gang Haji Hasyim, RT03/RW06, Sudimara Selatan, Ciledug, pukul 09.00 WIB. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap sekitar pukul 12.00 WIB. “Dari tangan pelaku diamankan sebuah golok sepanjang 15 sentimeter yang di gagangnya masih ada darah, satu ponsel, dan baju korban,” ucapnya, di Mapolres Metro Tangerang.

Dari pengakuan pelaku, tutur dia, pelaku tega membacok istrinya, karena cemburu dengan pria yang dekat dengan istrinya. “Ia mengaku khilaf, karena cemburu. Korban sering melakukan kegiatan di luar tanpa sepengetahuan pelaku,” katanya. Sedangkan, anak korban juga dilukai pelaku, karena sempat berusaha memisahkan pertengkaran tersebut. “Anaknya luka di tangan, saat ini masih di rawat di rumah sakit, sedangkan ibunya luka parah dan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar ,” ujarnya. Pelaku dijerat Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan jo Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Penggunaan Senjata Tajam dengan ancaman 9 tahun penjara. (H-36)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here