Diduga Berlaku Curang, Polisi Amankan Mobil Tangki BBM

LEBAK, (KB).- Mobil tangki Pertamina pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax diamankan Polsek Malingping, Kabupaten Lebak, Selasa (24/10/2017).  Pengamanan pada kendaraan BBM itu dilakukan menyusul adanya pengaduan dari seorang pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) salah satunya berlokasi di Kampung Simpang Pom, Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping yang curiga dicurangi sopir.

Menurut informasi, diamankannya mobil tangki berkapasitas 8.000 liter bermuatan BBM jenis Pertamax bermula adanya pengaduan dari salah seorang pengusaha pemilik SPBU di sejumlah tempat yang salah satunya di Kampung Simpang Pom, Desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, H. Anda.

Pengaduan salah seorang pengusaha yang merasa dicurangi oleh oknum sopir tangki tersebut ditanggapi dengan diamankannya satu unit mobil tangki dengan nomor polisi B 9436 SFU berinisial, Ms. Kecurigaan pengusaha SPBU, Anda, menguat setelah pihaknya menemukan jeriken berkapasitas 30 kilogram sebanyak 2 buah yang diduga untuk melancarkan aksinya menjual BBM secara illegal atau yang dikenal dengan istilah ”kencing”.

Kapolsek Malingping Kompol Doren mengatakan, pihaknya belum bisa memproses lebih jauh informasi dari pengusaha SPBU, Anda, terkait dugaan kecurangan yang dilakukan oleh awak kendaraan tangki bermuatan pertamax yang diamankannya.

Kapolsek beralasan karena pihak yang dirugikan baru sebatas memberikan informasi, belum membuat laporan secara resmi. Terkait keberadaan jeriken yang ditemukan didalam tangki mobil itu belum bisa dipastikan motifnya untuk apa. ”Tangki tersebut untuk sementara kami amankan adanya pengaduan. Kami belum bisa memastikan secara detail mengenai motif dua jeriken didalam tangki tersebut,” kata Kompol Doren.

Pihak Pertamina yang berhasil dihubungi Kabar Banten, Arip, tidak bersedia memberikan tanggapan mengenai adanya tangki yang diamankan Mapolsek Malingping. Ia mengarahkan agar menghubungi pihak Patra Niaga. ”Terkait hal itu, silakan ditanyakan kepada pihak pengelola mobil tangki dari Patra Niaga,” tutur Arif.

Sementara itu, pihak Patra Niaga, Evy mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti adanya salah satu mobil tangki pertamax yang diamankan Polsek Malingping. Tetapi, akan segera berkoordinasi dengan jajaran patra niaga yang bertanggung jawab dengan daerah tersebut. ”Sedang saya tanyakan ke region terkait. Saya update ke pihak com rel Pertamina,” katanya.(DH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here