Selasa, 21 Agustus 2018

Diduga Anut Aliran Sesat, Sebuah Rumah Digeledah Warga

PANDEGLANG, (KB).- Diduga menganut  aliran sesat, Rumah milik  Noldi (ND) di Kampung Gadog, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung, terpaksa di geledah oleh warga, pada Sabtu (25/11/2017).  Aksi penggeledahan tersebut tidak sampai menimbulkan bentrok antar warga dan penghuni rumah. Karena, pihak kecamatan sudah lebih dulu mengamankan ND ke Kantor Kecamatan untuk diserahkan kasusnya ke Polres Pandeglang.

Camat Cibitung Dedi Taftajani membenarkan, adanya aksi warga sempat menggeledah sebuah rumah yang diduga penghuninya menganut aliran sesat. Sebab, sebelumnya telah terjadi gejolak di masyarakat atas kecurigaan warga menduga kuat  bahwa ND dan istrinya itu menganut aliran sesat. Untuk itu pihaknya sudah mengamankan ND dan istrinya Milah (MH) ke kantor kecamatan.

“Hari Sabtu kemarin, kami sudah amankan pasangan suami istri, ND dan JH.  Ini dilakukan karena untuk keamanan. Dua orang penghuni rumah itu sudah dibawa ke Polres Pandeglang,” kata Dedi. Pihaknya mengamankan ND dan JH, karena  tidak mengharapkan kejadian penyerangan terhadap aliran yang diduga menyesatkan, seperti yang pernah terjadi di Cikeusik beberapa tahun lalu. Sebab, pihak kecamatan juga merasa khawatir  warga disini ada yang memprovokasi,” kata Dedi, Senin (27/11/2017).

Menurutnya, sebetulnya warga sudah lama mencurigai penghuni rumah tersebut. Tetapi , kecurigaan warga  itu memuncak baru diketahui bulan-bulan ini. Selama ini di rumah kediaman terduga  tidak ada aktivitas yang mencurigai, seperti pengajian atau yang lainnya.

“Memang dia sudah dua tahun tinggal disini, dan katanya,   warga sudah  lama mencurigainya. Karena kemarin itu warga melihat di Facebook, sehingga warga beraksi. Karena dugaan penghuni rumah itu menganut  aliran sesat , karena penghuni rumah itu menilai,  terkait sahadat, bahwa Allah itu harus berwujud dan ini menimbulkan reaksi di masyarakat,” tuturnya.

Dengan adanya gejolak di masyarakat, pihak kecamatan langsung melakukan penjagaan dan himbauan kepada masyarakat, agar tidak mudah terprovokasi, dan tidak berbuat anarkis. “Kita tetap berjaga-jaga bersama aparat kepolisian, agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

Sementara itu Wakapolres Pandeglang, Kompol Nurahman membenarkan ada aksi warga melakukan penggeladahan rumah milik terduga aliran sesat. Pihaknya, saat ini sudah mengamankan tersangka. Apalagi, masyarakat berharap agar mereka tidak kembali lagi ke kampungnya. “Kita sedang menginterogasi ND dan JH. Sebab, masyarakat berharap agar mereka tidak kembali lagi kesana, nanti kita gelar perkaranya. Tapi sekarang. Kami  sedang ada agenda serah terima jabatan Kapolres”, tuturnya.(IF)***


Sekilas Info

Warga Adukan Pencemaran Sungai

PANDEGLANG, (KB).- Warga Kampung Ciherang, Desa Cimoyan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang berencana mengadukan pencemaran Sungai Ciherang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *