Senin, 25 Juni 2018
Suasana pawai taaruf jelang Musabaqah Tilawatil Quran ke-48 di Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang, Senin (12/2/2018).*

Diawali dengan Pawai Taaruf, 1.116 Peserta Mulai Bersaing di MTQ

Sebanyak 1.116 kafilah dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang mulai bersaing di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Serang ke-48. Kegiatan tahunan tersebut digelar di Kecamatan Waringin Kurung, Senin-Jumat (12-16/2/2018).
Kegiatan diawali dengan pawai taaruf yang diikuti oleh ribuan masyarakat Kabupaten Serang serta perwakilan pegawai dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Serang. Titik star pawai dari SMAN 1 Waringin Kurung dan finish di Lapangan Kampung Tubui, Desa/Kecamatan Waringin Kurung.

Pantauan Kabar Banten, pawai taaruf dimulai sekitar pukul 13.00-15.00. Selama pawai berlangsung, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut ditutup. Peserta pawai datang dengan berjalan tertib dan berbaris. Mereka membawa hiasan, beberapa menggunakan busana yang unik dan menarik. Namun paling dominan para peserta pawai menggunakan batik kaserangan dengan berbagai warna. Peserta pawai melintasi panggung kehormatan, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin dan pejabat Pemkab Serang telah menunggu untuk menyambut peserta. Shalawatan mewarnai pawai tersebut.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Serang Raden Lukman Harun mengatakan, total kafilah dalam MTQ ke-48 sebanyak 1.116 orang. Mereka bersaing di 14 cabang yang diperlombakan. ”Ada juga kecamatan yang tidak mengisi cabang karena mungkin tidak ada potensi. Kalau cabang tilawah, tahfidz saya yakin terisi seperti fahmil Quran, mungkin seperti cabang kaligrafi yang tidak terisi semuanya, tapi saya tidak tahu persis kecamatan mana saja yang tidak isi,” kata Lukman. Ia mengatakan, dalam MTQ tersebut ada 108 dewan hakim yang menilai masing-masing peserta.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, MTQ merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Pemkab Serang dengan tujuan untuk menyiarkan Islam dan menggaungkan serta membumikan membaca Alquran. ”Jadi keinginan untuk anak-anak magrib mengaji ini juga harus terus didorong. Karena bagaimana pun untuk bisa memahami kandungan isi Alquran tentunya diawali dengan membacanya, kemudian memahami isi kandungannya, dan mengamalkannya. Itu yang kita dorong supaya tersosialisasi dengan baik keseluruh masyarakat di Kabupaten Serang,” ucapnya.

Sedangkan terkait pawai taaruf, Tatu mengatakan, kegiatan tersebut untuk menyemarakkan sekaligus melihat potensi yang ada di masing-masing kecamatan. ”Dengan pawai taaruf berbagai kegiatan di kecamatan bisa terekspos, semisal marching band, kesenian dan kebudayaan lainnya,” tuturnya. Tatu mengatakan, MTQ tingkat Kabupaten Serang juga sebagai persiapan untuk di tingkat Provinsi Banten. Pemkab menargetkan juara umum di MTQ Provinsi Banten. Oleh karena itu, Tatu mengingatkan dewan hakim agar bertindak arif dan tidak berpihak dalam gelaran tersebut. Mengingat pemenang tingkat kabupaten akan bertarung di tingkat provinsi. ”Nanti kalau tarung di tingkat provinsi seperti biasa untuk juara pertama kita ada hadiah diluar hadiah itu atau reward yang diberikan pemda, biasanya dari kepala daerah,” ucapnya. (Dindin Hasannudin)***


Sekilas Info

Bawaslu Ingin 4 Hal Ini Tak Terjadi di Masa Tenang Pilkada Serentak Di Banten

SERANG, (KB).- Memasuki masa tenang Pilkada serentak di empat kabupaten dan kota se-Provinsi Banten tanggal 24-26 …

One comment

  1. Ass,mu,alaikum,,,,utk MTQ tilawatill Qur’an tingkat kabupaten serang 2018 yg d selenggarakan d kec,wr kurung ds sukadalem,,,,sangat meriah semoga untk th yg akan datang bisa lebih meriah lg,,,,maju terus kab,serang,,,dgn d adakan nya MTQ tilawatill Qur’an ini semoga menjadi pembelajaran bagi masyarkat/ dan pemuda pemudi kec wr kurung,,untuk lebih giat lg dlm belajar mengaji,,,amiin,,,terima ksh……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *