Di SMPN 15 Kota Serang, Ekskul Marching Band Paling Diminati

SERANG, (KB).- Ekstrakurikuler (Ekskul) marching band SMPN 15 Kota Serang yang diberi nama Gita Nada Yumaga paling diminati siswa. Dengan jumlah anggota yang kini sudah mencapai 130 orang, marching band tersebut telah meraih berbagai prestasi yang membanggakan.

“Adanya ekskul itu bertujuan mengembangkan bakat dan potensi terutama dalam bidang seni dan musik. Siswa yang ingin masuk marching band tersebut kami mengelompokkan yang bisa bermain bellyra, symbal, bass, vibraphone, pianika. Hal tersebut dilakukan agar anak bisa disesuaikan dengan kemampuannya,” kata Pembina Marching Band SMPN 15 Hamdan, di ruang Kepala SMPN 15 Kota Serang, Rabu (20/11/2019).

Ia mengatakan, pengelompokan dilakukan agar dapat melihat siswa bisa memainkan alat tersebut, sehingga itu sesuai dengan kemampuan siswa. Selain bisa baca intonasi, juga bisa membaca suara satu dan dua.

Latihan mereka itu, kata dia, dikelompokkan agar menjadi satu harmonisasi. Sebab, kekuatan fisik merupakan hal utama bagi pemain untuk bisa masuk dalam grup marching band. Pemain akan menghabiskan waktu latihan hingga 3 jam dalam sehari.

“Ekskul lain hanya seminggu sekali. Kalau marching band dua kali dalam seminggu. Mereka membawakan lagu wajib nasional, dan lagu yang disukai oleh mereka saja. Pelatihnya sangat kreatif, sehingga bisa menulis sendiri kemudian diaransemen sendiri,” ujarnya.

Ia mengatakan, marching band tersebut juga dilibatkan dalam event seperti kegiatan acara pemerintah kota atau perlombaan dan meraih juara. Kemudian terakhir mengisi pembukaan acara futsal dari Pemerintah Kota Serang beberapa waktu lalu.

“Kami berharap siswa dapat berprilaku baik, disiplin dengan bermusik dan bermarching band. Kalau tidak disiplin tidak bisa harmonisasi karena kapan harus jalan. Prestasi itu mengalir dengan sendirinya, kalau anak sudah disiplin, tekun. Prestasi ada itu Karena ikut lomba kalau tidak, tidak terukur,” ujarnya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here