Di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Penumpang Tetap Difasilitasi Menyeberang

CILEGON, (KB).- PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak tetap melayani penyeberangan penumpang di Pelabuhan Merak. Ini cukup kontraproduktif, mengingat pemerintah pusat telah mengeluarkan larangan untuk melakukan perjalanan mudik.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, sejak dimulainya larangan mudik pada Jumat (24/4/2020), PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak mencatat rata-rata 5000 hingga 8000 penumpang tetap melakukan penyeberangan. Begitu pula kendaraan roda dua dam mobil pribadi, dimana perhari bisa mencapai ratusan unit.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi saat dikonfirmasi di Pelabuhan Merak, Selasa (28/4/2020), mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu, coba tanya BPTD,” katanya.

Menurut Budi, seharusnya sejak Jumat (24/4/2020), PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak tidak lagi melayani penyeberangan penumpang. Perusahaan tersebut hanya diperbolehkan melayani penyeberangan truk sembako, BBM, dan lain-lain. “Harusnya penumpang itu disortir,” ujarnya.

Lantaran itu, Budi meminta secara tegas kepada pihak-pihak terakhir agar tegas dalam memberlakukan larangan mudik. “Mulai hari ini Selasa (28/4/2020), saya minta penumpang tidak lagi dilayani,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten, pada Selasa (28/4/2020) dini hari, puluhan kendaraan roda dua mendatangi Pelabuhan Merak untuk menyeberang. Awalnya rombongan tersebut disekat dan tidak boleh memasuki area pelabuhan, namun akhirnya mereka dipersilahkan menyeberang oleh pihak-pihak terkait.

Menyikapi persoalan ini, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten Nurhadi mengatakan, pihaknya tidak bisa memberlakukan secara tegas terkait larangan menyeberang. “Kami tidak bisa keras untuk bicara larangan ini. Sebab mereka telah memiliki tiket menyeberang,” ucapnya.

Namun begitu, hal sama tidak akan kembali terjadi. Nurhadi mengatakan siap memberlakukan larangan bagi penumpang membeli tiket penyeberangan merak. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here