Di Pasar Cilegon, Harga Cabai Rawit Naik Lagi

CILEGON, (KB).- Harga cabai rawit kembali sepedas rasanya. Dimana di sejumlah pasar Kota Cilegon, harga cabai tersebut berangsur-angsur naik sejak sepekan lalu. Tampaknya para pedagang tengah memanfaatkan momentum hari raya Natal dan tahun baru untuk memainkan harga. Lantaran kenaikan harga terjadi setiap hari, dimana rata-rata kenaikan per hari dikisaran Rp2000 hingga Rp 4000 per kilogram.

Contohnya saja pada Jumat (15/12/2017) di Pasar Baru Cilegon, Lingkungan Keranggot, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang. Harga cabai rawit hijau naik menjadi Rp 25 ribu per kilogram, padahal Kamis (14/12/2017) harganya masih Rp 22 ribu per kilogram.  Begitu pula cabai rawit merah, harga cabai jenis ini naik Rp4000 per kilogram. Dimana pada Kamis (14/12/2017) cabai rawit merah masih di harga Rp 20 ribu per kilogram, namun pada Jumat (15/12/2017) naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Asep, salah satu pemilik lapak bumbu-bumbu di Pasar Baru Cilegon mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merata di semua pedagang bumbu. “Naiknya bertahap Mas,” katanya.  Marlina, pedagang bumbu lain, berkilah jika kenaikan harga cabai rawit akibat cuaca buruk. Ia membantah jika para pedagang tengah mempermainkan harga menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru. “Jumlah permintaan mulai naik, tapi stok barang minim. Katanya sih banyak yang gagal panen. Kami tidak mainkan harga kok, memang begitu adanya,” ujarnya.

Sementara itu, Jar’ah, salah satu konsumen saat dimintai tanggapan mengaku mengeluhkan hal tersebut. Di mata Jar’ah, kenaikan harga cabai rawit sangat menyiksa simpanan belanja dapur. “Minggu lalu, saya beli cabai rawit merah Rp 14 ribu per kilogram. Waktu beli sekarang ini, harganya Rp 24 ribu. Naiknya Rp 10 ribu Mas, pusing saya,” katanya. Pada bagian lain, Staf UPTD Pasar Kranggot Aceng membenarkan adanya kenaikan harga cabai rawit. Namun ia membantah jika stok cabai di pasar tersebut minim. (AH)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here