Di Bandara Soetta, Bea Cukai Cegah Ratusan Senjata Ilegal

TANGERANG, (KB).- Seorang penumpang pesawat berinisial E terpaksa berurusan dengan petugas Bea Cukai. Sebab, penumpang pesawat Malaysia Airlines MH-711 ini kedapatan membawa puluhan senjata replika (airsoft gun) di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Sabtu (27/1/2018).

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta, Erwin Situmorang menjelaskan, penumpang tersebut datang dari Kuala Lumpur, Malaysia dan membawa 5 koli bagasi yang telah dari 4 koper dan 1 ransel. “Kemarin (Senin, 29/1/2018) telah dilakukan pemeriksaan fisik terhadap barang hasil penindakan ini dengan disaksikan oleh pemilik barang,” ucapnya saat ditemui di kantornya, Terminal Kargo, Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (30/1/2018).

Dari hasil pemeriksaan oleh petugas lanjut Erwin, didalam koper dan tas tersebut ditemukan sebanyak 109 pieces bagian dari airsoft gun. Di antaranya, 15 unit frame airsoft gun pistol model spring dari bahan metal, 5 unit gearbox airsoft gun model elektrik. 33 unit magazen airsoft gun, 12 unit laras panjang airsoft gun dari bahan metal dan 26 unit bagian airsoft gun.

“Selain itu, ada juga 13 unit slide airsoft gun pistol, 5 unit handgrip airsoft gun serta 1 boks aksesoris airsoft gun yakni charger dan senter. Semuanya disita karena yang bersangkutan tidak memiliki dokumen perizinan dari Kepolisian Republik Indonesia mengenai pembawaan airsoft gun tersebut,” tuturnya.

Replika senjata beserta komponennya tersebut diserahkan ke Polresta Bandara Soetta untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Hal tersebut merujuk kepada Peraturan Kapolri nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olah Raga. Juga berdasarkan surat rahasia Kapolri nomor R/13/I/2005 tentang Pengawasan dan Pengendalian terhadap peredaran dan pemasukan senjata api/amunisi dan peralatan keamanan lainnya yang digolongkan senjata api.

Selidiki

Sementara itu pihak kepolisian Bandara Soetta akan memeriksa E, pemilik 109 komponen airsoft gun yang disita oleh petugas Bea Cukai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Saat ini polisi sudah mengantongi sejumlah data terkait pemiliknya.
Hal itu diungkapkan Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol. Akhmad Yusep Gunawan. “Kami akan menerima limpahan dari hasil pencegahan ataupun penyitaan dari pihak Bea Cukai untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan. Kami sudah dapat datanya. Ini akan kami lakukan pengambilan keterangan,” ujar Yusep.

Selain memeriksa pemilik barang, lanjut Yusep, pihaknya akan meneliti setiap barang yang saat ini sudah disita untuk memastikan jenis setiap barang tersebut. “Kami akan cek satu-satu dari barang sitaan ini, sehingga kita tahu apa aturan yang dilanggar. Apabila ditemukan barang lain yang masuk kategori senjata api maka UU darurat yang kami berlakukan,” tuturnya. (DA)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here