Dewan Soroti Pergantian Plt Direktur RSUD Cilegon

CILEGON, (KB).- Pergantian Pelaksana tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon dari Sari Suryati (Sekretaris Daerah Kota Cilegon) kepada Arriadna (Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon) mendapat sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon.

Bahkan, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik mempertanyakan pengisian jabatan tersebut. Sebab, pergantian Plt Direktur RSUD Kota Cilegon ke plt lagi dalam waktu yang relatif singkat.

Anggota Komisi II DPRD Kota Cilegon tersebut menilai, pengisian jabatan tersebut, bukti kurang keseriusan Pemkot Cilegon dalam melakukan penataan dan manajemen jabatan.

“Baru beberapa waktu lalu RSUD dijabat oleh plt, kemudian kami mendapat kabar, bahwa sekarang diganti dan dijabat lagi oleh plt .Kenapa tidak dilelangkan pada saat melakukan open bidding lima kepala OPD yang baru lalu,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (10/1/2020).

Ia mempertanyakan, langkah Pemkot Cilegon dalam mengantisipasi kekosongan jabatan menghadapi pejabat yang mau pensiun.

Ia mencatat pada 2020 banyak pejabat yang pensiun. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, ujar dia, ada 4 orang pejabat eselon II yang memasuki purnatugas. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan, agar Pemkot Cilegon mempersiapkan pengisian jabatan yang akan kosong.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Sekda Cilegon Sari Suryati membenarkan, bahwa dia sudah tidak menjabat plt direktur RSUD.

“Plt sekarang adalah Kepala Dinas Kesehatan dr. Arriadna. Ia menjabat sejak Senin (6/1/2020),” tuturnya.

Menurut dia, penunjukan Arriadna sebagai Plt RSUD Cilegon sudah melalui mekanisme.

“Tidak ada masalah, karena ada PP yang baru dengan Nomor 72 Tahun 2019. Di mana RSUD adalah organisasi khusus UPT pada Dinkes. Kebijakan pak wali kenapa menunjuk itu (Arriadna), karena pengguna anggaran RSUD adalah di Dinkes. Ini menyesuaikan peraturan yang baru,” katanya. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here