Dewan Pertanyakan Kerjasama UMKM dan Waralaba di Kabupaten Lebak

Abdul Rohman, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Lebak.*

LEBAK, (KB).- Komisi I DPRD Kabupaten Lebak akan memanggil para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mempertanyakan kejelasan kerja sama dengan waralaba atau retail modern di Kabupaten Lebak.

“Eksekutif waktu itu pernah menyampaikan bahwa ada kerjasama antara retail modern dan UMKM. Nah, kami mau tanya soal itu benar atau tidak,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Lebak, Abdul Rohman kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Jika memang ada kerja sama, kata dia, pihaknya mempertanyakan terkait dengan Plaza Lebak di wilayah Mandala yang merupakan pusat penjualan produk industri kecil.

“Apa banyak yang tidak terakomodir di sana (Plaza-red), sehingga harus di gerai retail modern,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menegaskan, pemerintah daerah tidak akan melakukan moratorium perizinan baru retail modern.

Iti mengatakan, Pemkab Lebak dan perusahaan ritel mempunyai komitmen dalam pembinaan dan pelatihan terhadap UMKM.

“Makanya banyak produk-produk kita yang kemasannya sudah menarik dan sebagainya, itu bagian dari pembinaan dan pelatihan oleh waralaba,” kata Iti. (Lugay)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here