Dewan Pendidikan Provinsi Banten Dukung Pendidikan Gratis

SERANG, (KB).- Wakil Seketaris Dewan Pendidikan Provinsi Banten, Fadlullah menyatakan, pihaknya mendukung kebijakan pendidikan gratis secara bertahap. Mulai dari sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dikelola pemerintah provinsi Banten.

“Pendidikan gratis ini harus ada memorandum of understanding (MoU) baik dengan pihak sekolah dan masyarakat, harus ada kesepakatan dengan standar biaya yang dibayar pemerintah provinsi,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat(24/8/2018).

Pengawas dan kepala sekolah, ujar dia, tidak masalah dengan kebijakan sekolah gratis. Dalam hal tersebut, dia sependapat, bahwa yang dimaksud gratis, adalah belanja operasional pendidikan SMA/SMK dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah.

“Komite sekolah perlu membedakan dengan cermat, istilah pungutan iuran dan sumbangan. Sekolah gratis berarti bebas dari pungutan dan iuran. Tapi, masyarakat bebas untuk memberi sumbangan,” ucapnya.

Ia menuturkan, kebijakan sekolah gratis tidak berpengaruh terhadap penurunan mutu, seperti yang dikhawatirkan wakil rakyat. Pendidikan gratis tersebut, bisa dirasakan juga kepada masyarakat kurang mampu untuk merasakaan pendidikan, terlebih jika anak mereka memiliki prsetasi lebih, namun kekurangan biaya.

“Kebijakan sekolah gratis menghendaki analisis mutu dan efisiensi dalam kebijakan keuangan sekolah. Di sinilah, peran serta komite diperlukan untuk menghadirkan masyarakat industri dan dunia usaha untuk berpartisipasi dalam penyediaan lapangan praktik kerja. Program ini harusnya didukung oleh semua kalangan,” tuturnya.

Dalam Perda Penyelenggaraan Pendidikan, tidak cukup hanya mengatur tentang kewenangan pemerintah provinsi dalam penyelenggaraan pendidikan SMA/SMK dan SKh.

“Tapi, juga mengatur kebijakan afirmatif tentang bantuan pemerintah provinsi terhadap satuan pendidikan keagamaan, seperti pondok pesantren dan majelis taklim,” katanya. (DE/MH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here