Minggu, 19 Agustus 2018

Dewan Pembina #2019GantiPresiden Mengutuk Keras Pemasang Spanduk

SERANG, (KB).- Dewan Pembina deklarasi #2019GantiPresiden, Ustad Enting Abdul Karim mengutuk keras pembuat dan pemasang spanduk yang mengatasnamakan dukungan dari Negara Islam Indonesia (NII) terhadap deklarasi #2019GantiPresiden.

Menurutnya, spanduk itu dibuat dan dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab yang mencoba memprovokasi kegiatan deklarasi itu.

“Kami dari panitia sangat menolak bahwa itu bikinan dari kami, dari panitia apalagi mustahil. Kami mengutuk keras siapapun yang membikin karena ini bikinan orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Enting di Ponpes Al-Islam, Kamis (9/8/2018).

Menurutnya, dalam negara demokrasi semua pihak bisa saling menghargai pilihan masing-masing dengan sikap ksatria.

“Kalau itu dianggap Bughot (makar), makar dari sisi mana, makar dari sisi mana? Kita dalam #2019GantiPresiden kan 2019 jelas bukan 2018,” ucapnya.

Ditegaskannya, panitia yang tergabung dalam #2019ganti presiden Banten mencintai NKRI, pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. “Masyarakat sendiri yang menilai siapa yang jujur, siapa yang gak jujur siapa yang culas, kita juga tidal menolak adanya yang mendukung dua periode,” tuturnya.

Terkait lokasi yang akan dijadikan tempat deklarasi #2019GantiPresiden yang izinnya dicabut oleh pihak kenadziran. Ia mengaku akan tetap melaksanakan sesuai agenda yang ada dengan lokasi yang kemungkinan berbeda.

“Yang jelas ada pemindahan lokasi, karena oleh kasepuhan dari kenadziran tidak diizinkan,” ujarnya. (KO)*


Sekilas Info

Meriahnya Perayaan HUT RI di Kramatwatu

SERANG, (KB).- Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat untuk menyambut sukacitanya Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73. …

2 comments

  1. ustadz, klo pengen 2019 ganti presiden , ustaz ganti dulu 2019 ganti wapres, klo wapresnya udah ganti pasti lebih gampang ganti presiden nya.

  2. maunya ganti presiden ternyata penggantinya dari orde baru, apakah tidak salah…..????akan dikembalikan ke orde baru lagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *