Dewan Kebut Bahas APBD-P Pandeglang

PANDEGLANG, (KB).- sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pandeglang yang baru saja dilantik mulai memperlihatkan kinerja barunya. Saat ini, para legislator tersebut sedang mengebut agenda pembahasan untuk APBD perubahan (APBD-P) Kabupaten Pandeglang.

Anggota Fraksi Nasdem Dadi Rajadi mengatakan, proses pembahasan anggaran perubahan memang memakan waktu lama. Namun demikian, karena tenggat waktunya sedikit, maka dewan telah sepakat untuk kerja maraton menyelesaikan pembahasan anggaran perubahan demi mengejar agenda pembangunan.

Ia menjelaskan, untuk saat ini pembahasan anggaran tersebut sudah masuk pada proses penandatanganan kesepakatan RKUPA -RPPAS perubahan. Dimungkinkan, setelah selesai agenda itu akan dilanjutkan dengan penyampaian nota Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan oleh Bupati Pandeglang. Nota tersebut kemudian akan ditanggapi oleh fraksi.

“Nanti dalam tanggapan fraksi-fraksi akan terurai hal-hal penting yang harus masuk anggaran perubahan. Tanggapan dari fraksi atas nota RAPBD itu akan dijawab oleh bupati. Ya, akan ada jawaban bupati atas tanggapan fraksi-fraksi,” kata Dadi.

Menurut Dadi, soal berapa besaran anggaran perubahan tahun 2019, ini nanti akan diproyesikan setelah melalui pembahasan-pembahasan di tingkat badan anggaran. “Intinya, kami akan kebut pembahasan anggaran perubahan, karena akhir bulan ini pembahasan harus sudah selesai,” ujarnya.

Selain itu, Dadi menyinggung soal kebutuhan biaya Pilkada Pandeglang tahun 2020, untuk sementara tidak ditemukan ajuan dalam anggaran perubahan. Karena dimungkinkan biaya kebutuhan Pilkada akan masuk dalam APBD murni 2020.

“Iya, karena pelaksanaan Pilkada 2020, maka anggarannya akan masuk pada APBD murni 2020. Kita ingin anggaran perubahan juga sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pemerintah daerah, karena itu telah disepakati oleh eksekutif dan legislatif dalam lima tahun,” ucap Dadi.

Sementara itu Sekda Pandeglang Pery Hasanudin mengatakan, pembahasan APBD Perubahan diharapkan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan sesuai peraturan dan perundang-undangan berlaku. Oleh karena itu, dalam pembahasan APBD perubahan nanti akan ada pergeseran dan juga skala prioritas. “Intinya anggaran perubahan itu nanti bisa terealisasi demi kepentingan masyarakat sesuai dengan visi dan misi,” tutur Pery. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here