Dewan Akui Disdukcapil Pandeglang Sudah Perbaiki NIK

PANDEGLANG, (KB).- Ketua Komisi I DPRD Pandeglang dari Fraksi Demokrat Endang Sumantri sudah menegur dan mengklarifikasi soal 54.000 nomor induk kependudukan (NIK) warga penerima bantuan sembako yang tidak terbaca atau tidak valid pada Disdukcapil Pandeglang. Setelah dilakukan konfirmasi dan klarifikasi, akhirnya data NIK warga tersebut sudah diperbaiki.

“Ya, hasil konfirmasi dan teguran oleh Komisi I DPRD Pandeglang kepada Disdukcapil, data NIK sudah diperbaiki dan ada penambahan data usulan yang telah diterima oleh Kemensos RI. Alhamdulillah dengan dilakukan verifikasi dan perbaikan data yang valid, maka Kemsos RI menetapkan sebanyak 82.466 warga penerima bansos dari usulan awalnya hanya 54.000. Jadi, setelah perbaikan data usulannya, ada penambahan sekitar 30.000-an,” kata Ketua Komisi I DPRD Pandeglang dari F-Demokrat Endang Sumantri kepada Kabar Banten, Senin (4/5/2020).

Menurut dia, data kependudukan tersebut, sangat penting, karena memiliki banyak fungsi dan kegunaan untuk masyarakat. Salah satunya bisa menjadi syarat mendapatkan bantuan sosial untuk masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, proses pendataan NIK warga harus betul-betul akurat dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya.

Baca Juga : Disdukcapil Pandeglang Diminta Perbaiki NIK Warga

“Saya selaku Ketua Komisi I DPRD Pandeglang mengapresiasi Disdukcapil yang sudah peka dan tanggap terhadap perbaikan data NIK warga, khususunya penerima bantuan. Dengan adanya perbaikan dan penambahan usulan data NIK penerima bantuan dari Disdukcapil, sekarang warga tidak akan mengalami hambatan lagi dalam hal persyaratan bantuan sembako pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia berharap, instansi yang nanti mendistribusikan bantuan kepada masyarakat harus benar-benar tepat sasaran sesuai dengan data kependudukan yang absah, sehingga bantuan tersebut dapat dirasakan langsung oleh penerima manfaat.

“Ya, saya akan terus meningkatkan pengawasan dan pemantaun instansi lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Sekdis Disdukcapil Agus Muhidin membenarkan sudah memperbaiki NIK warga. Bahkan, usulan data penerima bantuan dari Kemensos RI bertambah.

“Semula kami usulkan 54.000, sekarang datanya bertambah menjadi 82.000 lebih sesuai dengan perbaikan data NIK,” ucapnya. (EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here