Destinasi Wisata dan Hotel Terdampak Covid-19 Didata

Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Serang sedang melakukan pendataan terhadap sejumlah destinasi wisata termasuk perhotelan yang terdampak pandemi Covid-19. Data tersebut, nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan tujuan untuk melakukan mitigasi pascapandemi Covid-19.

Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Jasa Usaha Pariwisata pada Disporapar Kabupaten Serang Bagja Saputra mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap hotel atau destinasi wisata mana saja yang tutup dan masih buka.

Pendataan dilakukan atas permintaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam rangka melakukan mitigasi pasca-Covid-19 nanti selesai.

“Jadi, untuk supervisinya seperti apa ke depannya, pendataan dari awal April sudah mulai kami laksanakan. Data ini setiap harinya kami berikan langsung ke Kemenpar,” ujarnya, Ahad (3/5/2020).

Ia menuturkan, berdasarkan hasil laporan yang diterimanya, saat ini sudah ada sebanyak 17 hotel yang tutup. Meski demikian, pihaknya membatasi tamu terhadap hotel yang masih buka.

“Jadi, intinya semua destinasi wisata selain hotel semuanya tutup. Tapi, hotel pun yang masih buka kami batasin, hanya menerima tamu tamu personal,” ucapnya.

Adanya pandemi Covid-19 ini, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk pariwisata. Apalagi kaitan dengan promosi yang kegiatannya menggelar festival, tentunya ini tidak dapat dilaksanakan, karena mengundang orang banyak.

“Ini sangat memberikan efek tidak baik kalau tetap dilaksanakan. Sebelumnya, kami banyak memiliki agenda, seperti Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF), terus beberapa kegiatan promosi di luar itu, ya akhirnya terhenti,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here