Desain Jalan Tol Serang-Panimbang Belum Final

PANDEGLANG, (KB).- Direktur Utama WIKA Serang-Panimbang, Mulyana mengatakan, desain pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang yang sedang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya diakuinya belum final. Sebab, lanjut Mulyana, desain pembangunan jalan tol tersebut masih bisa berubah, karena faktor struktur dan kondisi jalan.

Menurut dia, meski struktur jalan penghubung empat kabupaten kota di Banten sepanjang 83 kilometer, kondisi tersebut dimungkinkan masih bisa berubah. Ia menjelaskan, berdasarkan perencanaan saat ini mencatat lebar manfaat jalan tol yang akan dibangun memiliki 4 lajur dengan rincian 1 lajur lebarnya 3,5 meter.

“Plus penambahan bahu jalan sesuai standar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Aturannya untuk bahu jalan tengah dengan lebar 1,5 meter dan bahu jalan luar 3 meter,” kata Direktur Utama WIKA Serang-Panimbang, Mulyana kepada Kabar Banten, Ahad (9/12/2018).

Ia mengakui, desain tersebut bukanlah yang terakhir, karena rancangan desain yang saat ini telah diproyeksikan masih bisa berubah.

“Ini adalah desain awal. Final desain nanti ketika pertumbuhannya mulai meningkat dengan penambahan 1 lajur lagi. Jika traffic nya naik mungkin 20 tahun lagi. Traffic tinggi ketika volume kapasitas rasio direncanakan 0,8, maka harus dilebarkan lagi,” tuturnya.

Namun demikian, lanjut Mulyana, lahan untuk penambahan sudah disiapkan, termasuk desain final stage. “Ini sudah masuk dalam program final stage, termasuk tanah yang dibebaskan saat ini sudah terhitung dalam final stage. Sebab, kalau dibangun sekarang dengan program final stage, maka nilai investasinya terlampau tinggi. Sedangkan yang menggunakan jalur tersebut belum dipastikan banyak,” ucap Mulyana.

Menurut dia, PT WIKA Serang-Panimbang sebagai pengembang jalan tol tersebut telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,3 triliun untuk membangun jalan sepanjang 50 kilometer dari Serang hingga Cileles.

“Angka itu sudah termasuk dengan beberapa fasilitas seperti rest area di setiap 20 hingga 30 kilometer. Sedangkan sisanya sepanjang 33 kilometer masuk dalam seksi tiga akan disuntik oleh pemerintah yang menghubungkan Cileles sampai Panimbang, meski porsi investasi dari pemerintah itu belum kami ketahui,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Pandeglang, Iing Andri Supriadi berharap progres pembangunan jalan tol tersebut bisa terealisasi cepat, sehingga investor bisa tertarik untuk menanamkan modalnya di Pandeglang. “Kita yakin kalau ada jalan tol, perekonomian warga bisa meningkat, karena akan banyak investor banyak datang ke Pandeglang akan menciptakan lapangan kerja,” ucapnya. (IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here