Desa Mekar Baru Desak Ikut Pilkades 2019

SERANG, (KB).- Sejumlah masyarakat Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang mendesak untuk bisa diikutkan dalam pelaksanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019.

Hal tersebut dikarenakan jabatan kepala Desa Mekar Baru akan berakhir pada Selasa (21/1/2020), sehingga akan terlalu lama dipimpin oleh pjs (pejabat sementara) yang dianggap tidak akan bekerja optimal.

Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mekar Baru Fahri mengatakan, berdasarkan aspirasi yang diserap dari masyarakat, dengan tidak diikutkannya Desa Mekar Baru pada Pilkades Serentak 2019, tentunya jabatan kepala desa akan lama di jabat oleh pjs. Hal tersebut, karena pelaksanaan pilkades berikutnya baru akan digelar pada 2021.

Sementara, kata dia, masyarakat tidak ingin jabatan kepala desa terlalu lama dipimpin oleh pjs. “Masyarakat itu kan mungkin terlalu lama kalau 2021, kalau dari 2020 ke 2019 kan cuma sebulan doang, kemudian kan kalau terlalu lama dipimpin pjs kewenangannya juga terbatas untuk percepetan pembangunan,” ujarnya, Rabu (14/8/2019).

Ia menuturkan, sudah menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Hasilnya, Kepala DPMD Rudi Suhartanto lebih cenderung pada 2021, karena mengacu kepada peraturan dalam negeri (Permendagri). “Cuma kata dia ini harus dikonsultasikan dengan bupati, pihak terkait, panitia,” ucapnya.

Meski demikian, tutur dia, masyarakat berharap, kepala pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan dan pengambil keputusan, agar dapat mengabulkan aspirasinya. Terlebih, kepala desa yang saat ini masih menjabat juga tidak keberatan jika harus dilaksanakan tahun ini.

“Harapannya 2019, kalau memang keputusannya dilaksanakan 2021 saya gak tahu reaksi masyarakat. Yang jelas aspirasi masyarakat sudah disampaikan,” katanya.

Sementara, Kabid Pemerintah Desa pada DPMD Kabupaten Serang, Heni Suhaeri mengatakan, untuk desa-desa yang habis 2020 akan dilaksanakan 2020. Karena, berdasarkan rapat yang digelar Senin (15/7/2019) menghasilkan kesepakatan bersama antara Sekda Kabupaten Serang dan Kapolres Serang, bahwa desa desa yang akan mengikuti Pilkades Serentak 2019 merupakan desa desa yang habis 2018 dan 2019.

“Ya, sementara belum ada perubahan hasil keputusan, jadi kalau misalnya DPMD mengubah, mengakomodir itu (Desa Mekar Baru) berarti kan sudah menyalahi hasil kesepakatan rapat Senin (15/7/2019) itu,” ujarnya.

Ia menuturkan, menerima surat tembusan dari Bagian Tapem terkait permintaan Desa Mekar Baru tersebut. Oleh karena itu, surat tersebut akan segera diberikan jawaban dalam waktu dekat.

“Kalau peserta pilkades yang sudah fix 150 desa. Panitia tingkat Kabupaten Serang juga sudah terbentuk dan nanti Senin (19/8/2019) akan ada sosialisasi tentang aturan dan tahapan pilkades,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here