Desa Kayu Bongkok Akan Dijadikan Destinasi Wisata Kuliner

Bupati Tangeranh Ahmed Zaki Iskandar saat mengunjungi Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan.*

TANGERANG, (KB).- Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang dipersiapkan sebagai desa wisata kuliner di wilayah utara, Kabupaten Tangerang. Desa Kayu Bongkok dinilai memiliki potensi yang kaya akan alam, keasrian baik dari segi lingkungan yang bersih juga hijau.

Di mana profesi petani merupakan salah satu mata pencarian penduduk Desa Kayu Bongkok, sehingga desa tersebut masih banyak persawahan dan saluran irigasi yang berasal dari Sungai Cisadane. Begitu juga budaya adat istiadatnya yang masih kental, sehingga membuat keaslian desanya tetap terjaga ditunjang juga kerukunan antarwarga yang masih desa wisata.

Camat Sepatan, Kabupaten Tangerang Dadang Sudrajat menuturkan, pihaknya akan berencana membangun wisata kuliner di Desa Kayu Bongkok. Menurut dia, adanya wisata kuliner dilihat dari potensi Desa Kayu Bongkok yang ada di Kecamatan Sepatan. Bahkan, dia juga sudah meminta kepala desanya untuk terus mengembangkan potensi Desa Kayu Bongkok.

“Desa Kayu Bongkok akan kami jadiin wisata kuliner, saya juga sudah sampaikan ke kadesnya, supaya program ini terus jalan,” katanya, Senin (20/1/2020).

Ia mengatakan, bahwa wisata kuliner yang akan dibangun mengambil suasana perdesaan, yang nantinya akan lebih diminati para pengunjung dari berbagai wilayah sekitar Ibu Kota Jakarta dan Banten.

“Kalau wisata di kota orang sudah banyak jenuh, kami akan ambil suasana desa, biar terlihat persawahan ada air yang ngalir, jadi perkampungan yang asri, suasana seperti ini yang banyak dikujungi wisata terutama kaum milenial,” ujarnya.

Ia yang promosi jadi Camat Sepatan oleh Bupati Tangerang pada Kamis (25/7/2019) tersebut melanjutkan, bahwa wisata bersuasana alam dan asri banyak dikembangkan daerah lain terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, bahkan di Jawa Barat tentu kami perlu belajar untuk dikembangkan di Desa Kayu Bongkok.

Saat ini, diakui dia, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Tangerang salah satu upaya mewujudkan Desa Kayu Bongkok sebagai desa yang nyaman, adalah pada akses dan fasilitas ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di taman dan juga fasilitas lingkungan yang sudah dibangun saat program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) atau lomba P2WKSS tingkat Provinsi Banten, tahun yang lalu.

“Yang sudah dibangun di Desa Kayu Bongkok saat program P2WKSS harus tetap dijaga dan dirawat baik fasilitas lingkungan, agropolitan, dan lainnya,” ucapnya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan, Desa Kayu Bongkok memiliki potensi untuk dikembangkan wisata kuliner, karena alamnya sangat mendukung, bahkan Pemkab Tangerang sudah membangun Desa Kayu Bongkok sejak program P2WKSS tingkat Provinsi Banten 2019.

Pada saat berkunjung penilaian program P2WKSS 2019 yang lalu, bupati sudah berpesan kepada semua elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan, bahkan menyempurnakan seluruh sarana dan prasarana dengan baik, sehingga keindahan di Desa Kayu Bongkok tersebut, terus terjaga kelestariannya.

Potensi yang sangat luar biasa tersebut, perlu dikembangkan sebagai desa wisata, saat ini kaum milenial banyak mengujungi tempat wisata yang bernuasa alam. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here