Derby Kontra Cilegon United, Perserang Raih Poin Penuh

Sejumlah pemain Perserang melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Cilegon United (CU), pada laga derby Banten Liga 2 Indonesia 2020, di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Ahad (15/3/2020).*

CILEGON, (KB).- Mengawali Liga 2 Indonesia musim 2020, Perserang berhasil meraih poin penuh setelah berhasil menekuk tuan rumah sekaligus rival abadinya Cilegon United (CU) pada laga derby tanpa penonton, di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Ahad (15/3/2020). Dalam laga tersebut, Perserang berhasil menang dengan skor meyakinkan 0-2.

Jalannya pertandingan, dari peluit awal berbunyi, kedua tim sama-sama bermain ngotot. Namun, Perserang lebih banyak mendapatkan peluang dibanding CU. Terbukti dengan beberapa kali tendangan mengarah striker Perserang dilesatkan.

Akan tetapi, patut disayangkan hanya satu gol yang tercipta berkat kerja sama M.Ridwan dan dituntaskan oleh Ervin Riyanto di menit ke-38. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu, Perserang.

Babak kedua dimulai, tim besutan Putut Wijanarko ini tetap dengan strategi bertahan ke menyerang seperti di babak pertama. Alih-alih kurang mendapatkan asupan bola dikarenakan dikuasai oleh tuan rumah CU, justru Perserang menggandakan skornya di menit 69 melalui tendangan jarak jauh pemain tengah dengan nomor punggung 28, yakni Yogi Syaiful Rizal. Sampai peluit panjang berbunyi, Perserang, sebagai tim tamu akhirnya berhasil menuntaskan laga derby dengan skor 0-2.

Pelatih Kepala Perserang Putut Wijanarko mengatakan, dirinya merasa puas atas hasil kerja keras tim asuhannya, karena berkat latihan beberapa pekan dalam persiapan Liga 2 Indonesia musim 2020.

“Saya tentu puas dengan kinerja pemain, sesuai arahan. Walaupun masih terdapat beberapa catatan,” ucapnya.

Putut mengaku, catatan yang meski dievaluasi oleh pihaknya yakni kecepatan atau responsif perubahan taktik dari posisi bertahan ke menyerang, yang akan diberikan kepada kesebelas pemain yang masuk line up hari ini.

“Ketika saya melihat kami sudah mulai tertekan, saya mengubah sedikit strategi yang diinstruksikan kepada beberapa pemain untuk bertukar posisi. Namun, itu masih sedikit lambat diterapkannya,” katanya kepada Kabar Banten.

Dengan mendapatkan tiga poin sebagai pembuka awal musim yang bagus, lanjut Putut, ia berharap tren positif ini akan terus berlanjut, tidak hanya berhenti sampai disini. Ditambah lagi, masih banyak waktu yang didapatkan untuk menutupi kekurangan pemainnya. Dikarenakan liburnya Liga 2 2020 selama dua pekan ke depan akibat virus corona.

“Ya semoga pertandingan hari ini bisa jadi pelajaran ke depan, karena belum pantas kami untuk bersenang-senang karena dapat tiga poin di tandang. Perjalanan kami masih panjang. Dan diliburnya Liga 2 2020 ini, kami akan memanfaatkan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Disisi lain, Pelatih Kepala CU Herry Kiswanto mengaku kecewa dengan menelan kekalahan di laga pembuka musim 2020 mereka. Namun, Herry merasa Perserang pantas mendapatkan kemenangan tersebut.

“Kecewa pasti, tapi saya mewajarkan. Karena pemain kami sedikit kewalahan dengan pertahanan Perserang. Juga serangannya. Mungkin persiapan Perserang lebih matang daripada kami. Semoga kekalahan ini tidak terulang,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here