Jumat, 14 Desember 2018

Derbi Perserang vs Cilegon United, Kapolres Serang Kota Minta Suporter Jaga Keamanan

SERANG, (KB).- Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin meminta kepada kedua kubu suporter Perserang dan Cilegon United (CU), untuk tidak membuat malu persepakbolaan Banten. Hal itu menyusul pertemuan kedua tim pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Selasa (9/10/2018).

“Kami berikan imbauan jauh-jauh hari. Kemarin saya sudah turunkan tim untuk koordinasi dengan panitia pelaksanaan termasuk pimpinan suporter agar jangan membuat malu persepakbolaan di Banten,” ujar Kapolres saat dihubungi Kabar Banten, Ahad (7/10/2018).

Ia belum menerima surat resmi mengenai pertandingan tersebut. Surat pengajuan izin keramaian yang melibatkan dua wilayah akan diproses terlebih dahulu di Polda Banten baru ditembuskan ke Polres Serang Kota. “Saya baru dapat informasi (mengenai laga Perserang vs CU), suratnya belum masuk. Mungkin masih di Polda,” kata kapolres.

Ia mengatakan, pihaknya belum mengeluarkan pernyataan mengenai larangan suporter CU untuk datang ke stadion. Sebab, aparat kepolisian masih mempelajari potensi konflik dan sejarah pertemuan kedua klub. “Kalau pelarangan belum, masih didalami. Kami akan pelajari termasuk potensi keributan yang mungkin akan timbul,” ucap kapolres.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan mengeluarkan izin terhadap laga tersebut apabila ada potensi keributan. Pihaknya juga akan tidak akan segan-segan menindak suporter yang membuat kerusuhan di wilayah hukum Polres Serang Kota.

“Kalau berpotensi menimbulkan keributan tidak akan saya izinkan. Saya juga akan menindak tegas terhadap pihak-pihak yang membuat keributan di jalan atau di stadion, kami akan proses (hukum),” tutur kapolres.

Terkait pengamanan sudah ada standar operasional prosedur (SOP). Aparat kepolisian akan melakukan kegiatan fokus pengamanan di jalan menuju stadion serta area dalam stadion. “Kegiatan pengamanan khususnya di stadion termasuk rute yang dilintasi. Kalau dibutuhkan, kami juga akan kawal rombongan pemain (CU),” tutur kapolres.

Ia berharap kedua suporter CU dan Perserang sama-sama memelihara situasi keamanan. Sebab, sesama orang Banten harus sama-sama menjunjung tinggi rasa persaudaraan. Oleh karena itu, jangan sampai timbul lagi korban jiwa hanya karena sepak bola.

“Kepada suporter silakan menikmati pertandingan dengan baik jangan ada upaya sok-sok’an, kita sesama orang Banten (harus bersaudara),” kata kapolres.

Seperti diketahui, kericuhan supoter terjadi usai laga CU menang 2-0 melawan Perserang di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Selasa (24/7/2018). Sekelompok oknum suporter terlibat aksi pelemparan di sebuah kedai makan Mc Donald’s, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Belum diketahui motif pelemparan tersebut karena dalam proses penyelidikan kepolisian.

Sementara itu, Media Officer CU Sahe Muslim dan Media Officer Perserang Daeng Jago belum bisa dikonfirmasi mengenai arahan dan pembinaan terhadap kedua suporter. Panggilan telepon dan pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp hingga Ahad malam belum mendapat balasan meski dalam kondisi aktif. (FI)*


Sekilas Info

Jelang Kejurnas Taekwondo, TI Banten Sentralisasi Atlet

SERANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten menggelar sentralisasi atlet selama dua pekan, di Gedung Graha …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *