Denda KTP-El Hilang Diminta Dipertimbangkan

SERANG, (KB).- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang mempertimbangkan rencana penerapan denda kepada warga yang kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el)-nya hilang. Hal tersebut dinilai perlu dilakukan kajian mendalam terlebih dahulu.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zaenal Abidin menuturkan, penerapan denda sah-sah saja. Hal tersebut dilakukan, agar membuat masyarakat lebih hati-hati ketika memiliki KTP-el. Hanya saja penerapannya perlu dilakukan pertimbangan ulang.

“Sah-sah saja kalau ada aturannya. Itu agar masyarakat lebih hati-hati ketika sudah memiliki KTP-el, karena itu identitas pribadi. Tetapi, dendanya berupa apa,” katanya kepada Kabar Banten, Senin (9/12/2019).

Baca Juga : KTP-El Hilang, Disdukcapil Kabupaten Serang Akan Terapkan Denda

Menurut dia, jika dendanya berupa rupiah, sudah pasti akan menjadi pendapatan daerah. Kemudian, setelah itu nantinya akan dimasukkan ke kategori pendapatan lain-lain atau apa. Hal tersebut perlu ada kejelasannya.

“Mendingan nunggu, kalau gak salah Bapemperda berencana membuat perda tentang administrasi kependudukan. Nanti di sana bisa dibunyikan ada sanksi administrasi atau rupiah,” ujarnya.

Sebab, untuk denda, perlu ada kajian terlebih dahulu. “Khawatirnya niat kami baik, tapi di mata masyarakat belum tentu baik apalagi jika diatur sebatas perbup saja. Nantinya ketika masyarakat komplain bagaimana. Jadi, harus dipertimbangkan dengan matang, apalagi mau pilkada. Kasihan dengan bupati,” ucapnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here