Data Jumlah Perahu Rusak akibat Tsunami, Palang Merah Internasional Datangi Pasauran

SERANG, (KB).- Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional atau International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) mengunjungi salah satu kawasan yang terkena tsunami Selat Sunda di Kampung Pasauran Desa Umbul Tanjung Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang, Sabtu (9/3/2019).

Kepala Markas PMI Provinsi Banten Embay Bahriyah menjelaskan perwakilan IFRC  yang datang ke Kampung Pasauran adalah Edwin Siahaan, Staf Bidang Penanggulangan Bencana. Saat ke lokasi, ia didampingi Heri dari PMI Pusat, Awang Hendriawan, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Provinsi Banten dan sejumlah pengurus PMI Kabupaten Serang.

Menurut Embay salah satu maksud kedatangan organisasi kemanusian internasional itu antara lain untuk menyurvey dan memvalidasi data jumlah perahu yang mengalami kerusakan akibat terjangan tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember 2018.

Kedatangan Perwakilan Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional itu antara lain diterima koordinator nelayan setempat. Dalam pertemuan tersebut, pihak IFRC menanyakan jumlah perahu yang mengalami kerusakan akibat diterjang tsunami. Menurut catatan nelayan setempat, jumlah perahu mengalami kerusakan mencapai 39 perahu motor tempel dan 32 perahu tanpa motor tempel.(Dindin Hasanudin)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here