Dari Hasil Penilaian Akhir, Pejabat Pemprov Banten Kalah Bersaing

SERANG, (KB).- Pejabat Pemprov Banten kalah saing dalam seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama Provinsi Banten dan Direktur UPTD RSUD Banten. Dari hasil penilaian akhir, nilai rata-rata para pejabat internal banyak yang berada di bawah atau kalah bersaing dengan pejabat dari daerah atau pemerintah kabupaten/kota.

Adapun rincian nilai rata-ratanya sendiri, untuk Direktur RSUD Banten terdiri atas Danang Hamsah Nugroho (Pemprov Banten) dengan nilai rata-rata 85.00, Firmansyah (Pemkab Pandeglang) nilai rata-rata 78.98, Sukarta (Pemkot Tangerang) nilai rata-rata 80.07, Wahyutomo (Pemprov Banten) nilai rata-rata 79.98 dan Jana Sunawati (Pemprov Banten) 73.72.

Kepala Bina Biro Perekonomian terdiri atas, Aan Kusnidar (Pemprov Banten) dengan nilai rata-rata 76.77, Agus Setiawan AW (Pemprov Banten) nilai rata-rata 75.20, Iswandi Saptaji (Pemprov Banten) nilai rata-rata 78.81, Nirman (Pemprov Banten) nilai rata-rata 78.13, Riza Ahmad Kurniawan (Pemkab Pandeglang) nilai rata-rata 84.50, Soerja Soebiandono (Pemprov Banten) nilai rata-rata 77.07 dan Ence Fahrurozi (Pemprov Banten) nilai rata-rata 81.48.

Dok baru 2019-09-17 08.43.43

Jabatan Kepala BPKAD terdiri atas, Agus Supriyadi (Pemprov Banten) nilai rata-rata 76.04, Dwi Sahara (BPKB Dipekerjakan di Pemprov Banten) nilai rata-rata 80.17, Massaputro Delly Tri Pamungkas (Pemprov Banten) nilai rata-rata 78.02, Rina Dewiyanti (Pemkab Lebak) nilai rata-rata 85,97 dan Toton Suriawinata (Pemprov Banten) nilai rata-rata 77.17.

Lalu, Jabatan Kepala Dinas Kesehatan terdiri atas, Ahmad Darajat (Pemprov Banten) nilai rata-rata 75.22, Ati Pramudi Hastuti (Pemkot Tangerang) nilai rata-rata 87.17, Didi Mulyadi (Pemkab Pandeglang) nilai rata-rata 74.99, Didin Aliyudin (Pemprov Banten) nilai rata-rata 77.70 dan Rader Furqon (Pemkab Pandeglang) nilai rata-rata 79.44.

Nilai rata-rata setiap calon tersebut diketahui melalui pengumuman hasil penilaian seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama Provinsi Banten dan Direktur UPTD RSUD Banten, nomor 04.1-PANSEL.JPTP/2019. Pengumuman ditandatangani langsung Ketua Panitia Seleksi Al Muktabar pada 17 September 2019. Dalam pengumuman tercantum keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Dok baru 2019-09-17 08.43.43

Kepala BKD Banten Komarudin menuturkan, dari nama-nama tersebut telah diambil tiga besar pada masing-masing jabatan sesuai urutan nilai tertinggi. Nama-namanya juga sudah diserahkan ke Gubernur Banten Wahidin Halim.”Sudah ketahuan nilai tertingginya siapa, secara otomatis,” ujarnya saat ditemui di BKD Banten, Rabu (18/9/2019).

Bersamaan dengan itu, Gubernur Banten juga menyampaikan seluruh hasil seleksi kepada KASN. Selanjutnya KASN me-review hasil seleksi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan. Jika dirasa cukup maka KASN membuat rekomendasi yang nantinya menjadi dasar Pemprov Banten mengumumkan tiga besar pada setiap jabatan.

Mantan Pj Bupati Tangerang ini berharap, rekomendasi KASN bisa segera turun agar seleksi bisa segera rampung. “(Tiga besar) belum bisa kita umumkan karena menunggu rekomendasi KASN,” ucapnya.

Dari tiga besar tersebut, kata dia, Gubernur Banten akan mengambil satu di antaranya menjadi calon terpilih pada jabatan yang dilamarnya. Meski demikian, nama yang dipilih tidak harus nilai tertingi. Artinya, tiga nama yang masuk tiga besar memiliki kesempatan sama untuk dipilih Gubernur Banten. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here