Dapat Dua Kali Pesangon, FSPBC Terima Restrukturisasi PT KS

CILEGON, (KB).- Konflik antara ribuan buruh outsourching dengan PT Krakatau Steel (KS) akhirnya selesai. Sebanyak 2.683 buruh dari sembilan vendor penyedia tenaga kerja PT KS, dinyatakan bersedia untuk tidak lagi bekerja di perusahaan plat merah tersebut.

Ini diketahui dengan adanya Perjanjian Bersama (PB) antara sembilan vendor dengan Pengurus Unit Kerja (PUK) Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon (FSPBC), 15 Agustus 2019 lalu.

“Ini sudah ada PB, disana disepakati bahwa buruh outsourching menerima program restrukturisasi. Itu pun dengan sejumlah syarat tertentu, sesuai keinginan para buruh,” kata Petugas Pengawas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Rahmatulloh, saat dihubungi melalui telepon genggam, Ahad (25/8/2019).

Menurutnya, ada lima klausul yang disepakati antara sembilan vendor dan FSPBC. Dua diantaranya adalah mendapatkan sebanyak dua kali pesangon, serta mendapatkan kembali pekerjaan di PT KS ketika keuangan perusahaan stabil.

“Disana disepakati bahwa buruh menerima kompentasi 2 x PMTK (Peraturan Menteri Tenaga Kerja), artinya dua kali pesangon. Lalu, jika kondisi PT KS memungkinkan, maka pekerja yang memenuhi syarat akan diprioritaskan bekerja kembali melalui vendor yang ditunjuk,” ujarnya.

Menurut Rahmatulloh, sebetulnya masih ada suara sumbang di internal FSPBC terkait adanya PB. Namun lagi-lagi, para buruh harus mengikuti hasil kesepakatan itu. “Karena federasi dan vendor telah sepakat, semuanya harus mau mengikuti. Karena kesepakatan ini telah memenuhi unsur perdata,” tuturnya. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here