Dana Parpol di Kabupaten Serang Diusulkan Naik

SERANG, (KB).- Dana bantuan partai politik (Parpol) pemenang pemilu periode 2019-2024 di Kabupaten Serang diusulkan naik dari Rp 1.500 menjadi Rp 2.000 per suara sah. Usulan dari partai politik tersebut, kini sudah diajukan ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten.

Kepala Sub Bagian Politik Dalam Negeri (Poldagri) pada Bagian Kesbangpol Kabupaten Serang Dik Dik Abdul Hamid mengatakan, ada wacana kenaikan dana bantuan parpol untuk periode 2019-2024. Namun, saat ini masih menunggu izin dari Gubernur Banten Wahidin Halim untuk kenaikan Rp 2.000 per suara sah tersebut.

Ia menuturkan, besaran kenaikan tersebut bergantung pengajuan. Sebab, Pemkab Serang sebelumnya sudah menaikkan sesuai PP Nomor 1 Tahun 2018 sebesar Rp 1.159 per suara sah. Kemudian, turun PP dinaikkan menjadi Rp 1.500 per suara sah.

“Tapi, pemda bisa menaikkan lebih dari Rp 1.500. Dengan ketentuan harus mendapatkan izin dari Kemendagri. Kalau kabupaten izinnya dari provinsi, karena kementerian mendelegasikan rekomendasinya ke provinsi,” katanya kepada Kabar Banten, Ahad (29/9/2019).

Ia menuturkan, kenaikan tersebut, karena sebelumnya ada pengajuan dari parpol untuk dinaikkan. Pada awalnya besaran yang diajukan parpol, yakni Rp 6.500 per suara sah. Namun, karena kemampuan anggaran daerah, hanya bisa akomodir Rp 2.000 per suara sah.

“Itu kesepakatan partai semua. Usulan disampaikan melalui kesbangpol provinsi, itu setwan yang kirim. Sekitar dua bulan ke belakang. Mudah-mudahan (disetujui), total bantuan kalau menjadi Rp 2.000 di angka Rp 1,7 miliar. Dulu kan cuma Rp 1,098 miliar, kalau Rp 1.500,” ujarnya.

Kenaikan tersebut, akan mulai diberikan kepada parpol pemenang Pemilu 2019-2024 pada September 2019. Untuk rumus pembagiannya sendiri, ucap dia, Rp 2.000 di bagi 12 bulan, menjadi Rp 166 per suara sah dikalikan jumlah suara sah dan dikali bulan yang harus dibayar. “Partai baru potensi dapat Rp 2.000 per suara sah,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk dana parpol pemenang Pemilu 2014-2019 sudah selesai dibagikan pada Agustus 2019. Bahkan, saat ini beberapa sudah realisasi dan beberapa laporan pertanggungjawaban (LPj) sudah masuk ke kesbangpol.

“Kenapa LPj harus masuk ke kami bulan ini, karena berbeda kepengurusan atau berbeda periodesasi. Jadi, untuk akhir periode 2014-2019 di Agustus, maka pengurus parpol harus laporkan LPj-nya,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekwan Kabupaten Serang Wawan Ihwanudin mentuurkan, ajuan tersebut sudah lama dilakukan. Bahkan, evaluasinya juga sudah selesai, sebab sudah lewat 15 hari.

“Kan semenjak di paripurnakan oleh dewan lama, kenaikannya Rp 2.000 per suara sah. Yang menyampaikan bagian hukum ke provinsi,” katanya.

Ia menjelaskan, permintaan kenaikan tersebut, karena ada PP yang mendasarinya. Di mana pada PP tersebut dijelaskan dana bantuan parpol dimungkinkan naik asal disesuaikan dengan kemampuan daerah. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here