Dana Kelurahan Cair, Wali Kota Serang Instruksikan Untuk Masyarakat

SERANG, (KB).- Pada triwulan I dana lima persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan akan dikucurkan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengintruksikan kepada seluruh Lurah agar menggunakan Dana Kelurahan (Dakel) sesuai dengan peruntukkannya dan tepat sasaran.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pada tahun lalu dan tahun ini, kelurahan se-Kota Serang telah mendapatkan Dakel. Oleh karena itu, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat harus benar-benar dilakukan dengan baik. Selain itu, dengan adanya Dakel diharapkan pegawai kelurahan pun dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dakel yang dikucurkan dari APBD Kota Serang itu berkaitan dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Maka, hari ini kami memberikan arahan kepada para lurah mengenai penggunaan anggaran tersebut agar tepat sasaran. Saya kira sudah berjalan (Dakel) pada triwulan pertama ini,” katanya, Kamis (13/2/2020).

Sementara untuk besaran anggaran Dakel, ia mengatakan, tidak semua kelurahan mendapat angka yang sama. Hal tersebut bergantung pada jumlah penduduknya, dan tahun ini Kecamatan Serang mendapatkan DAU Tambahan serta lima persen dari APBD Kota Serang yang paling besar dibandingkan kecamatan lainnya.

“Tidak semua sama, berbeda-beda bergantung pada jumlah penduduk. Jadi untuk Kecamatan Serang itu lebih besar dapat dananya. Mudah-mudahan DAU Tambahan ini bisa efektif dan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Maka, perencanaannya pun harus benar-benar matang,” ujarnya.

Mengenai pengawasan dalam penggunaan anggaran, kata dia, Pemkot Serang telah menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk mengawasi penggunaan Dakel, melalui program Kawal Dana Kelurahan (Kadal).

Namun, dari 67 kelurahan di Kota Serang, Syafrudin menjelaskan, hanya 66 kelurahan yang menerima Dakel. Sebab, kelurahan tersebut belum memiliki kode wilayah atau nomor induk kelurahan.

Sementara itu, Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang Anthon Gunawan mengatakan, pengawasan penggunaan Dakel dilakukan menggunakan aplikasi yang juga sedang disosialisasikan pada saat kegiatan.

“Jadi dalam aplikasi itu melaporkan perkembangan kelurahan. Mulai dari perencanaan, penggunaan anggaran, sampai pada laporan pertanggungjawaban kelurahan,” ujarnya.

Untuk Kelurahan Cibendung yang masih belum mendapatkan nomor induk dan belum bisa menerima Dakel, ia mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat agar dapat segera terealisasi.

“Tapi mudah-mudahan meski pun belum mendapatkan nomor induk, mereka masih bisa mendapatkan anggaran dari kelurahan induknya. Yang jadi masalah jika ternyata pengajuannya itu terpisah,” ucapnya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here